aaa

Berusaha yang TERBAIK

Minggu, 02 Oktober 2011

Desain Pemodelan Grafik 1st Part1

Grafik Bitmap dan Vektor

Artikel 1 untuk tugas pertama berisi tentang pengenalan mengenai grafik bitmap, vector beserta dengan klasifikasinya. Namun sebelum membahasnya, akan dibahas terlebih dahulu mengenai desain pemodelan grafik. 

Desain pemodelan grafis dapat diartikan sebagai kombinasi kompleks kata – kata, gambar, angka – angka dan grafik, foto – foto dan ilustrasi dalam bentuk seni lukis / gambar terapan yang memberikan kebebasan kepada desainer dalam membuat dan mendesain objek yang bertujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Desain grafis ini dapat dimanfaatkan dalam kebutuhan bisnis dan industri. Desain grafis dapat dibedakan menjadi beberapa kategori, yaitu :
1. Printing (percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
2. Web Desain : desain untuk halaman web
3. Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
4. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industry, dan arsitek taman.
5. Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.

Unsur – unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar disiplin desain lainnya. Unsur – unsur tersebut termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip – prinsip dasar desain visual. Prinsip – prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi, dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Adapun kegiatan yang terkait dengan grafik komputer adalah :
 Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek – objek 2D dan 3D
 Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk
 Animasi : Menetapkan / menampilkan kembali tingkah laku / behavior objek yang bergantung pada waktu.



Grafik secara umum berarti gambar dan dapat diartikan sebagai diagram. Diagram memiliki fungsi untuk memvisualisasikan data berupa angka kedalam bentuk gambar sehingga mudah di pahami. Komputer di dalam merepresentasikan gambar memiliki dua cara yaitu dengan bitmap dan vektor grafik.

Bitmap

Bitmap yaitu representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna. Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 300px/inch (satuan ini sering dipakai agar hasil cetak tidak pecah, lebih besar lebih bagus). Terkadang resolusi diartikan sebagai lebar dan panjangnya suatu media, namun pada pembahasan format gambar Resolusi diartikan sebagai banyaknya warna atau titik warna dalam satuan ukuran tertentu. Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX ,TIFF. JPEG, GIF, dll.
Gambar bitmap bisa disebut juga dengan gambar raster merupakan kumpulan kotak-kotak kecil (pixel). Titik-titik pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri yang secara keseluruhan akan membentuk sebuah tampilan. Gambar bertipe bitmap sesungguhnya adalah mozaik dari ribuan atau jutaan pixel. Ketika bekerja dengan gambar bitmap kita akan mengedit pixel-pixel yang merupakan bagian dari sebuah objek gambar.

Tampilan bitmap mampu menunjukkan kehalusan gradasi warna dan bayangan dari sebuah gambar, karena itu tipe bitmap merupakan media elektronik yang paling tepat untuk gambar-gambar dengan perpaduan gradasi warna yang rumit, seperti foto dan lukisan digital. Gambar bitmap sangat tergantung dengan resolusinya, karena setiap gambar mempunyai jumlah pixel yang pasti. Hal ini berarti bahwa sebuah gambar akan sangat tergantung dari jumlah pixel yang membentuknya. Apabila dilakukan pembesaran ukuran gambar dengan resolusi kecil, maka gambar akan kehilangan detil dan akan terlihat kotak-kotak pixel yang berundak (jagged).

Pixel-pixel yang membentuk gambar tersebut memiliki warna warna tertentu dan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu gambar dinamakan intensitas. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, 16 juta warna (true color) gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white). Semakin banyak jumlah warna dalam suatu gambar maka gambar yang dihasilkan akan semakin bagus. Jumlah warna maksimum dari gambar dapat dilihat dari jenis filenya. Misal file gambar yang berekstensi .jpg akan memiliki maksimum 16 juta warna, atau file yang berekstensi .gif memiliki jumlah warna maksimum 256.



Vektor

Vektor merupakan gambar digital yang berbasiskan persamaan perhitungan matematis dan sifatnya resolution independent. Gambar vektor umumnya berukuran lebih kecil bila dibandingkan dengan gambar bitmap. Beberapa format gambar vektor di antaranya: .CDR, .AI, .SVG, .EPS, dan dll . Gambar Vektor menggabungkan titik dan garis untuk menjadi sebuah objek, sehingga gambar tidak menjadi pecah biarpun diperbesar atau diperkecil, tidak seperti gambar Bitmap.



Gambar bertipe vektor terbentuk dari garis dan kurva hasil dari perhitungan matematis dari beberapa titik, sehingga membentuk suatu objek gambar. Vektor menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Tampilan gambar vektor, walaupun bersifat relatif lebih kaku daripada tampilan bitmap, kualitasnya tidak bergantung kepada resolusi gambar.

Gambar tipe ini bisa diubah-ubah ke berbagai ukuran dan juga dapat dicetak pada tingkat resolusi sebesar apapun tanpa kehilangan detil dan ketajaman gambar. Tampilan vektor merupakan pilihan terbaik ketika harus menampilkan gambar-gambar yang harus bisa mempertahankan ketajaman garis ketika ukuranya diubah. Ketika bekerja dengan gambar Vektor, kita akan mengedit objek berdasarkan perhitungan matematis-nya.

Karena monitor menampilkan gambar dengan cara menggunakan jaringan titik, maka kedua macam tipe gambar (bitmap dan Vektor) akan diperlihatkan sebagai pixel pada layar monitor. Begitu juga ketika kita hendak menampilkan gambar Vektor ke suatu halaman web, dimana kita harus melakukan export gambar Vektor tersebut ke format yang di dukung oleh browser (JPG, GIF, PNG, dll). Sifat gambar vektor yang telah di export tersebut otomatis berubah menjadi tipe bitmap/raster, meskipun dibuat dengan program/software penghasil gambar Vektor.

Berbeda dengan bitmap, vektor grafik merepresentasikan gambarnya tidak dengan menggunakan pixel, tetapi dengan kurva dan garis yang didefinisikan dalam persamaan matematis yang disebut vektor. Misal untuk menggambar lingkaran maka didefinisikan persamaan matematis dari lingkaran sehingga membentuk garis pembatas lingkaran. Didalam garis pembatas tersebut diberi warna sehingga terbentuklah lingkaran. Kedua cara perepresentasian gambar tersebut mempunyai kekurangan dan kelebihan masing masing. Pada gambar bitmap sangat baik digunakan untuk merepresentasikan gambar yang sangat kompleks dan detail. Tetapi kekurangannya adalah ukuran filenya tergantung dari ukuran gambar dan resolusinya.



Jika file bitmap diperbesar maka ketajaman gambar akan berkurang. Sedangkan pada vektor grafis ukuran gambar tidak mempegaruhi ukuran file. Jika gambar diperbesar maka ketajamannya tetap sama dengan sebelumnya. Ukuran file dari gambar vektor grafis dipengaruhi oleh kompleksitas dari persamaaan vektor yang digunakan. Misal ada dua gambar yang besarnya sama. Gambar yang pertama adalah gambar lingkaran sedangkan gambar yang kedua adalah gambar tali yang melingkar tidak beraturan. Ukuran file gambar tali akan lebih besar daripada gambar lingkaran. Kekurangan dari vektor grafis tidak mampu menampilkan gambar secara detail dan kompleks.

Perangkat lunak untuk Image editor yang menggunakan gambar jenis bitmap antara lain adobe photoshop, corel photopaint, dan lain lain. Adobe Photoshop merupakan salah satu program aplikasi yang digunakan unuk mengedit sebuah gambar (image) menjadi gambar yang lebih menarik, serta bisa menyunting foto dan gambar-gambar yang telah di-scan ke dalam komputer.

Sedangkan yang menggunakan gambar vektor grafik antara lain corel draw adobe ilustrator, macromedia flash. CorelDraw merupakan salah satu program yang banyak digunakan dalam pembuatan desain grafis dan editing Bitmap yang dilengkapi dengan full color management system dan interactive tools yang memudahkan dalam pembuatan dan editing suatu objek.


Referensi :
http://apocalypse-ciel.blogspot.com/2011/09/konsep-pemodelan-grafik-dari-jenis.html
http://primasoft.wordpress.com/2008/04/07/grafis-vektor-dan-bitmap/
http://id.wikipedia.org/wiki/Editor_grafik_vektor
http://mti.ugm.ac.id/~adji/courses/resources/career/Transp.doc
http://journal.mercubuana.ac.id/data/2%20Grafik%20Komp-Pendahuluan.pdf
http://yoginistas.blogspot.com/2011/09/pemodelan-grafik-bitmap-dan-vektor_23.html
http://dinifitri.blogspot.com/2010/10/kaitan-antara-desain-pemodelan-grafik.html
http://androidship.wordpress.com/2011/09/30/keterkaitan-konsep-pemodalan-vektor-dan-bitmap/
http://id.wikipedia.org/wiki/desain_grafis

Minggu, 22 Mei 2011

Navigasi Website


Sebuah situs pasti memiliki suatu navigasi yang diibaratkan sebagai sebuah petunjuk jalan atau peta, memberikan pilihan kepada pengunjung bagian mana yang akan ia kunjungi. Pembangunan sebuah navigasi tidak dapat dianggap remeh karena pengunjung akan merasa kesal dan bingung bila sebuah situs memiliki navigasi yang kurang baik dan “menyesatkan”. Navigasi Web adalah bagian dari situs Web yang berguna untuk memandu pengunjung menjelajahi isi situs dan menghantarkan pengunjung pada isi yang mereka cari.
                  Langkah – langkah dalam membuat dan menampilkan suatu navigasi situs website adalah :
Ø  Perencanaan
                Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membuat navigasi sebuah situs website adalah membuat konsepnya. Dalam membuat konsep tersebut, dilakukan dengan membuat alur navigasi dalam bentuk tampilan pohon (tree-view), digambarkan mulai dari yang umum kemudian bercabang menjadi yang lebih khusus dan mendetil. Dan dapat pula dilakukan dengan menentukan bagian paling atas atau root dari alur menu.
Ø  Topik utama pada navigasi
                Dari gambaran tersebut kita tentunya sudah mendapatkan menu atau topik mana sajakah yang akan ditampilkan dalam navigasi. Tentunya, bagian paling ataslah dari tampilan pohon (dalam sketsa) yang dicantumkan dalam navigasi. Menu teratas itulah yang berguna sebagai gambaran umum dari menu atau bagian lain situs yang bersifat khusus.
Ø  Konsisten
                Dalam meletakan sebuah navigasi navigasi, simpanlah navigasi pada tempat yang sama untuk setiap halaman. Dalam desainnya pun sebaiknya tidak berubah. Hal ini bertujuan agar pengunjung tidak bingung mencari navigasi.
Ø  Berbeda
                Buatlah tampilan sebuah Navigasi terlihat berbeda dari tampilan lainnya. Hal ini bertujuan agar pengunjung lebih mudah mengenali bahwa bagian tersebut adalah navigasi. Agar lebih “eye cathing” pergunakan icon-icon sederhana yang menggambarkan setiap menu.
Ø  Singkat Tepat dan Jelas
                Gunakan kata-kata yang tepat dengan singkat dan jelas, gunakan istilah-istilah yang lazim dipergunakan atau mudah dimengerti pengunjung.
Ø  Tunjukan dimana pengunjung
                Setelah pengunjung mengklik salah satu menu, beri tanda bahwa ia sedang berada pada bagian itu. Dapat dengan memberi tanda pada menu navgasi, atau dengan meletakan titel atau judul dari halaman tersebut.
Ø  Jangan lupa “Home”
                Jangan lupa untuk meletakan “Home” atau “Back” pada halaman selain halaman utama atau homepage.
                Buatlah pengunjung nyaman dengan navigasi yang dibuat, karena navigasi yang baik, akan mempermudah pengunjung mencari apa yang ia inginkan.
 Posisi Navigasi
                Posisi sebuah navigasi ternyata turut menentukan sukses atau tidaknya sebuah navigasi. Pada posisi yang tepat, sebuah navigasi dapat membuat pengunjung lebih mudah menelusuri situs Web.
ü  Top Navigation (Navigasi di atas)
                Navigasi ini cocok diterapkan pada situs-situs portal dengan banyaknya menu atau fasilitas yang ditawarkan. Navigasi ini cukup menghemat tempat dibandingkan dengan navigasi pada bagian lain. Umumnya (pada situs portal), navigasi ini hanya menggunakan teks tanpa icon atau image. Dikarenakan menghemat tempat, kolom kiri atau kanan situs dapat digunakan untuk banner.
ü  Left Navigation (Navigasi di kiri)
                Bila menu situs yang telah dibuat tidak begitu banyak, navigasi di sebelah kiri lebih cocok dipergunakan. Navigasi pada posisi ini menawarkan banyak kreasi-kreasi yang berlainan, kita dapat menggunakan Icon atau animasi agar lebih “eye-catching”. Pengunjung akan mudah terbiasa dengan tampilan menu di bagian kiri, karena mereka sudah terbiasa dengan tampilan menu disebelah kiri pada OS mereka.
ü  Right Navigation (Navigasi di kanan)
                Navigasi ini jarang dipergunakan untuk menu utama, biasanya bagian kanan lebih sering dipergunakan untuk menampilkan fitur-fitur dari menu utama.
ü  Free Navigation (Navigasi bebas)
                Navigasi ini dapat terletak pada bagian-bagian lain dari sebuah situs, navigasi ini sering dipergunakan pada situs-situs dengan menggunakan animasi Flash. Dalam menampilkan navigasi ini, beri penekanan pada pengunjung bahwa bagian tersebut adalah navigasi misalnya dengan menggunakan movie yang berada disekitar navigasi, kita dapat menggunakan cara lain, yang terpenting tonjolkan navigasi tersebut.

Metode Tampilan Navigasi
                Navigasi dapat ditampilkan dalam berbaga media yaitu teks, image, atau animasi. Masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan.
o   Teks
                Menampilkan menu dalam teks bisa jadi kurang menarik perhatian pengunjung bila kita tidak meramu-nya dengan baik. Beri “tanda” lebih bahwa teks itu adalah navigasi misalnya dengan sedikit memperbesar huruf dari pada teks yang dipergunakan, menambahkan garis, atau warna pada latarnya. Kelebihan dari metode ini adalah waktu downloading yang cepat, jadi sangat cocok diterapkan pada situs yang memiliki banyak menu.
o   Image
                Menampilkan menu dalam image menawarkan banyak sekali variasi, misalnya dengan icon dan penggunaan huruf dan bentuk yang lebih bebas. Sebaiknya, navigasi menggunakan images ini menggunakan warna yang tidak kompleks, makin sedikit warna ukuran file akan semakin sedikit.
o   Animasi
                Navigasi ini memang terlihat sangat menarik dengan berbagai interaktifitas visual yang ditawarkan. Bila kita menggunakan Flash, tes terlebih dahulu waktu download dari menu tersebut. Jangan sampai pengunjung menunggu lama untuk dapat melihat menu. Pada browser yang tidak terdapat plugin Flash, navigasi ini tentu saja tidak akan tampil. Beri alternatif bagi pengunjung yang menggunakan browser yang tidak terinstall flash player.

Kamis, 14 April 2011

KEAMANAN WEBSITE


Mencari suatu kelemahan keamanan dan melakukan audit terhadap suatu website jauh lebih mudah daripada membangun sebuah sistem keamanan itu sendiri. Bagaimana tidak, ada begitu banyak di internet maupun buku-buku yang membahas aneka macam teknik hacking itu sendiri.
Belakangan ini, dunia IT underground semakin marak saja. Sering kita saksikan baik di media cetak, elektronik, dan dunia maya, begitu banyak berita yang memuat aksi-aksi penyerangan, baik dalam bentuk deface sampai dDos yang meminta banyak korban. Tidak tanggung-tanggung, bahkan web pemerintah pun, baik pusat sampai daerah juga sudah banyak yang jadi korbannya.
Setiap pengembang web, sebaiknya yang pertama kali harus dilakukan yaitu memperbaiki pengamanan terhadap web yang dibangunnya. Pengamanan harus diterapkan sejak awal karena penerapannya akan sangat sulit jika telah terjadi masalah di kemudian hari. Dalam pengamanan dikenal dengan beberapa tingkat dan tipe. Tingkat dan tipe yang diperlukan untuk aplikasi kita akan berbeda-beda bergantung bagaimana aplikasi itu bekerja, tipe dan nilai data yang disimpan, jumlah resiko yang biasa dihadapi, usaha, serta biaya yang dipakai untuk menghasilkan aplikasi yang aman. Misalnya, pengamanan yang dibutuhkan untuk web perorangan akan sangat berbeda dibanding untuk situs perusahaan atau situs e-commerce

.
Setelah sedikit mengetahui hal-hal di atas, maka sekarang kita membahas tentang strategi dasar pengamanan web. Pada dasarnya, strategi pengamanan web yang dapat kita lakukan di antaranya sebagai berikut :
1.       Pemilihan Sistem Operasi (OS), Setting Server, dan Desain Aplikasi
Salah satu hal penting yang harus dicermati adalah pemilihan sistem operasi (OS). Seberapa besar pengamanan yang dibutuhkan sangat berhubungan dengan sistem operasi. Meskipun sistem operasi semisal Windows 9x bisa dijadikan sebagai server web dengan keterbatasannya melalui Personal Web Service (PWS), sistem ini tidak cukup apabila pengamanan merupakan faktor penting. Salah satu kelemahannya Windows 9x tidak dapat menyediakan NTFS yang sangat penting untuk kontrol akses. Setting konfigurasi pada server yang tidak memadai dan hanya mengandalkan default merupakan faktor utama penyebab server yang dibangun tidak terjamin keamanannya. Penentuan kebijakan dalam menerapkan sistem pengamanan ini merupakan kunci utama yang harus diperhatikan untuk diterapkan pertama kali. Ironisnya justru hal ini merupakan hal yang paling sering diabaikan.
2.      Instalasi Patch
Idealnya, software yang kita pakai mestinya sudah sempurna sejak awal. Namun kenyataannya tidak pernah ada software yang benar-benar 100% bugs free. Ada saja bagian program yang rawan keamanan. Pada saat kerawanan tersebut ditemukan biasanya perusahaan pembuat software akan mengeluarkan aplikasi baru untuk memperbaiki kesalahan software terdahulu. Aplikasi inilah yang dikenal dengan nama patch. Meskipun penggunaan istilah ini sekarang juga digunakan bagi para cracker untuk membajak sebuah software resmi. Penerapan patch ini harus dilakukan pada sistem operasi, server web, add on, maupun file-file komponen lain yang terintegrasi dengan web kita. Kemalasan, ketidaktahuan, serta kesibukan admin server membuat mereka tidak konsisten menerapkan patch ini. Sangat ironis jika dibandingkan dengan kemudahan dalam instalasi patch tersebut.
3.      Kontrol Akses
Penentuan siapa yang dapat mengakses server harus dilakukan dengan menggunakan kontrol akses, baik dengan autentikasi maupun otorisasi. Autentikasi adalah proses validasi identitas yang dilakukan dengan membandingkan data user yang dikirim dengan data yang terdapat dalam database. Setelah melakukan autentikasi, langkah selanjutnya yaitu melakukan otorisasi yang merupakan proses untuk menentukan apakah pengguna memiliki ijin untuk melakukan tindakan yang diminta. Ada dua tipe dasar autentikasi, yaitu berbasiskan akses direktori dan autentikasi berbasiskan form. Khusus untuk Windows ada tipe autentikasi lain yaitu autentikasi passport.  Sedangkan otorisasi terbagi dua bentuk, yaitu ACL (Access Control Listi) dan hostname.
4.      Audit dan Log File
Audit diperlukan untuk menunjang cara-cara pengamanan yang telah dijelaskan di atas. Proses monitoring aktivitas tertentu seperti usaha login (berhasil atau gagal), dan kemudian menuliskannya ke dalam log ini merupakan proses audit. Sebagai contoh, kita dapat menganalisa dengan mengaudit kegagalan usaha login  dalam log, memungkinkan kita menentukan saat seseorang berusaha menyerang server. Untuk mengaktifkan sistem audit dan log sangat bergantung pada sistem operasi, aplikasi server yang dijalankan, database yang digunakan, dll. Pada sistem Posix (*nix: unix dan variannya (linux, FreeBSD)), log defaultnya berada di /var/log yang pengaktifannya bergantung pada aplikasi atau proses apa yang ingin diaudit. Log server web yang kita jalankan dikonfigurasikan di file konfigurasi server apache (defaultnya httpd.conf)
5.      Menerapkan Kriptografi
Selanjutnya, juga perlu diketahui bagaimana proses pengiriman lewat protokol http, baik permintaan layanan maupun respon berupa teks biasa (plaintext). Kemungkinan attacker untuk melakukan tindakan kriminal dengan mencuri data sensitif seperti password, e-mail atau nomor kartu kredit sangat besar kemungkinannya. Untuk menjaga informasi semacam ini tetap aman, diperlukan enkripsi yang membuat plaintext menjadi ciphertext (teks yang tidak terbaca akibat proses enkripsi). Proses kebalikan dari enkripsi yaitu deskripsi. Ilmu yang mempelajari tentang keamanan informasi inilah yang disebut kriptografi.
Pada level sistem operasi, penerapan yang dilakukan untuk mengamankan server web adalah dengan menggunakan SSL. Secara default komunikasi SSL terjadi pada port 443 dengan prefiks https:// untuk url yang menggunakan SSL. Untuk mengaktifkan SSL pada server diperlukan sertifikat server. Pembuatan server ini dapat diajukan kepada pemegang sertifikat pihak ketiga yang sudah terkenal seperti Verisign atau bahkan bisa juga dengan membuat sendiri. Secara default konfigurasi SSL pada apache terletak pada direktori httpd di mana server apache diinstall.

Tips sederhana dalam menjaga keamanan situs web adalah
- Security Mindset
Kita mestinya setuju bahwa hal terpenting dari semua kegiatan kita di internet berputar di sekitar isu keamanan, agar tidak kebobolan. Karena semua kerja keras anda bisa sia2 jika suatu saat tiba2 situs anda lenyap akibat ulah iseng para hacker. Para pakar pun sudah mendeklarasikan bahwa tidak ada hal yang paling aman di dunia internet. Jadi, jangan anggap remeh soal keamanan website anda.
- Selalu update ke versi terbaru
Bagi pengguna content management system (CMS) terbuka (open source) seperti WordPress, Joomla dan sebagainya, sangat dianjurkan agar rajin meng-update ke versi terbaru. Pengguna WordPress, pastikan anda sudah mengupdate ke WordPress 2.8.2. Sedangkan Joomla versi terakhir adalah 1.5.14. Meskipun tidak menjadi menu harian, kalau sudah memiliki situs sendiri anda sebaiknya rajin mengunjungi situs-situs yang membahas tentang keamanan aplikasi web seperti www.milw0rm.com, www.securityfocus.com atau www.packetstormsecurity.org untuk mendapatkan informasi tentang bug terbaru.
- Kerja sama dengan webmaster profesional
Kalau anda sama sekali tidak ingin ambil resiko bekerja sendirian, anda bisa bekerja sama dengan seorang webmaster profesional atau kalau situs anda sudah menghasilkan duit, anda bisa menyewa seorang profesional dalam bidang keamanan website.
- Pelajari Cara Kerja Hacker
Luangkan waktu untuk mencari tahu beberapa metode yang biasa digunakan para hacker untuk menyerang suatu website seperti remote file inclusion (RFI), local file inclusion (LFI), SQL injection dan cross site scripting (XSS).

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN WEBSITE


PERENCANAAN DAN PERANCANGAN WEBSITE

Perencanaan Web

            Perencanaan untuk membuat web agar menjadi jauh lebih mudah untuk mencapai seragam tampilan dan nuansa situs web yang dibuat - membuatnya menjadi ramah dan lebih mudah digunakan. Dasar-dasar desain website yang dilakukan adalah apa yang difokuskan dalam membuat website, pilihan – pilihan yang harus dipertimbangkan, dan apa pilihan yang harus dipilih untuk menghindari perangkap.
            
            Pertimbangan utama yang harus disiapkan dalam membuat website adalah menentukan apa yang akan kita coba katakan. Semakin jelas tentang pesan kita, semakin terfokus situs web yang akan dibuat. Dengan hal itu, kita akan menemukan tujuan dari pembuatan situs web ini. Dan tidak dapat dilupakan untuk mentargetkan audiens atau penonton atau pengunjung web yang telah kita buat. Misalnya, Adobe Edge newsletter bulanan (www.adobe.com/newsletters/edge/). The Edge adalah contoh situs yang sangat baik yang benar-benar berada ke arah target. Target yang dimaksud terdiri dari Dreamweaver profesional web developer dan desainer. Oleh karena itu, situs ini keren tapi informatif, dan diisi dengan contoh-contoh menarik, mutakhir dalam teknik pemrograman.
             
            Situs web pun tidak diciptakan dalam ruang hampa, jadi seorang designer web profesional akan terbiasa bekerja dalam anggaran. Anggaran yang dimiliki adalah anggaran moneter, sebuah kombinasi waktu pembangunan (untuk perancangan dan programer), bahan (kustom grafis, stok foto, dan sejenisnya), dan pemeliharaan. Kita dapat membangun situs yang besar dengan banyak halaman yang menarik secara dinamis dari database internal dan membutuhkan sangat sedikit tangan-on pemeliharaan. Atau, kita dapat membuat situs kecil, grafik - situs intensif yang harus diperbarui setiap mingguan. Sangat mungkin bahwa kedua situs memiliki biaya yang sama. Anggaran lain yang berlaku adalah terdapat pada jumlah waktu yang mampu kita keluarkan untuk proyek tertentu. Web designer profesional cepat menyadari bahwa waktu adalah komoditas penting. Sumber daya yang dibutuhkan ketika melakukan sebuah karya untuk kita sendiri ketika kita tidak memiliki tenggang waktu yang sangat berbeda dari yang dibutuhkan bila kita menandatangani kontrak pada 30 Juni untuk pekerjaan yang harus siap diluncurkan pada 4 Juli. Anggaran lain yang harus dipertimbangkan adalah bandwidth. Web, dengan koneksi internet lebih cepat dan peningkatan infrastruktur, perlahan-lahan menanggalkan citra sebagai World Wide Tunggu. Namun, banyak pengguna masih terjebak dengan modem yang lambat, yang berarti bahwa webmaster harus menjaga mata tetap pada halaman berat dalam waktu yang lama yang dibutuhkan untuk men-download di bawah harga modem paling khas. Tentu saja, kita selalu dapat memutuskan untuk memastikan bahwa video animasi karya yang memakan waktu 8 menit untuk download pada kabel modem - kita tidak bisa mengharapkan semua orang menunggu untuk melihatnya.
             
             Dalam membuat desain web, banyak profesional Web meminjam teknik yang digunakan secara ekstensif dalam mengembangkan pemasaran massa lainnya dalam bentuk storyboard. Storyboard untuk Web diagram pertama memerlukan berbagai halaman di situs kita yang sangat mirip dengan storyboard yang lebih tradisional dalam video atau film  dan kemudian rincian sambungan untuk halaman yang terpisah untuk membentuk keseluruhan situs.
            Sebelum ke World Wide Web, sebagian besar format media yang linear yaitu, satu gambar atau halaman diikuti dengan yang lain dalam urutan yang tidak dapat diubah. Sebaliknya, Web dan kepribadian interaktif memungkinkan pengguna untuk melompat dari topik ke topik. Namun demikian, kita masih dapat menggunakan pendekatan linear sebuah situs web dan memiliki satu halaman muncul setelah halaman yang lain, seperti buku multimedia.
Model navigasi linear bekerja dengan baik untuk pelatihan berbasis komputer aplikasi dan ekspositoris skenario lain di mana kita ingin mengontrol erat pengalaman pemirsa. Beberapa desainer Web menggunakan gaya linear pintu masuk atau keluar dari situs utama mereka, terhubung ke model navigasi bertingkat. Dengan dynamic HTML, kita dapat mencapai efek yang bergerak melalui beberapa halaman dalam satu halaman melalui layering.
            Model navigasi hirarkis muncul dari atas ke bawah desain. Ini mulai dengan satu konsep kunci yang menjadi halaman rumah kita. Dari halaman muka, pengguna cabang ke beberapa halaman utama, jika diperlukan, halaman utama ini dapat gilirannya, bercabang menjadi banyak halaman terpisah. Website hierarkis paling dikenal untuk menjaga rasa pengunjung tempat di situs. Beberapa web designer bahkan menggambarkan struktur treelike sebagai perangkat navigasi dan mencakup setiap cabang berpergian sebagai link. Hal ini memungkinkan pengunjung untuk dengan cepat menelusuri kembali langkah-langkah mereka, cabang dengan cabang, untuk menyelidiki rute yang berbeda.
            Mengingat Web struktur hyperlink yang fleksibel, yang berbicara dan model navigasi hub bekerja sangat baik. Hub adalah situs alami home page. Jeruji proyeksi dari pusat terhubung ke semua halaman utama situs. Tata letak ini memungkinkan akses cepat ke halaman tombol apa hanya dalam dua lompatan - satu melompat selalu mengarah kembali ke hub / home page dan satu melompat terdepan dalam arah yang baru. Kelemahan utama untuk berbicara dan struktur hub yang diperlukan kembali ke halaman muka. Banyak web designer menyiasati keterbatasan ini dengan menggunakan bingkai untuk membuat pertama melompat dari hub ke halaman Web; cara ini, bar navigasi selalu tersedia. Desain ini juga memungkinkan pengunjung yang menggunakan browser nonframes berkemampuan untuk mengambil jalan yang berbeda.
            Pendekatan terstruktur yang paling tampak untuk sebuah situs web adalah keuntungan dari kemampuan Web's hyperlink. Desain ini memungkinkan hampir setiap halaman untuk menyambung ke setiap halaman. Desain web penuh bekerja dengan baik untuk situs yang eksplorasi topik tertentu karena pendekatan pengalaman mendorong pengunjung situs sesuai dengan kebutuhan mereka sendiri, tidak didasarkan pada pengertian tentang salah satu desainer. Bahaya dalam penggunaan Web secara penuh untuk desain situs Anda adalah pengunjung dapat benar-benar tersesat. Sebagai pintu keluar darurat, banyak web designer menyertakan link ke situs yang dapat diklik peta, terutama untuk skala besar situs menggunakan desain in.



Perancangan Web
            Dalam merancang sebuah web sendiri tanpa bantuan jasa pembuat website dibutuhkan lebih dari sekedar ide dan software web editor yang baik. Samping harus menyediakan menu pilihan untuk penggunaan dengan struktur yang jelas, tata-letak dan teknik yang digunakan juga harus harmonis. Dengan demikian, pertama harus dibuat sebuah perencanaan yang matang untuk menghasilkan sebuah web yang baik. Mulai dari pribadi atau komersil, menguntungkan atau tidak menguntungkan, namun demikian dalam perencanaan dan perancangan sebuah web bila kita membuat web pribadi jika terdapat kesalahan kecil dapat ditolerin, tidak demikian dengan web perusahaan, karena tujuannya adalah menarik sebanyak mungkin pelanggan. Dengan demikian kita dapat melakukannnya tahap-demi tahap.
Memilih Alamat ( Domain )
            Tahap ini memang tidak selalu harus dilakukan dalam tahap pertama tetapi harus di pertimbangkan alamat apa yang akan di gunakan oleh web yang akan anda buat. usahakan untuk segera membeli sebuah domain yang diinginkan. Jangan sampai web anda selesai dengan bagus, tetapi domain yang anda inginkan sudah dipakai oleh pihak lain.
Memilih Hosting
            Hosting adalah tempat dimana anda meng-host atau menyimpan file web yang anda buat. Tentukan apakah anda ingin membeli ruang hosting ataukah akan memebuat serve webs anda sendiri. Jika anda memilih meng-hosting file web anda, maka pilih penyedia hosting yang tidak lagi di ragukan kehandalannya atau anda tanyakan kepada kawan dan bisa juga dengan cara searing dengan user lainnya via internet. Jika anda memilih membuat serve web anda sendiri, gunakan aplikasi-aplikasi yang telah handal dan dipercaya kehebatannya untuk di gunakan sebagai serve sebuah web dan anda juga bisa menyewa seorang IT untuk men-setting dan membuat sistem keamanan yang bagus untuk menghindari dari serangan para Hacker.
Membuat Rancangan Yang Benar
            Pertama-tama anda harus jelas menentukan rancangan yang jelas. Siapa yang anda tuju, bagaimana penampilan halaman, sarana dan teknik apa yang anda gunakan, dan anda juga harus sudah memikirkan efek multimedia apa yang anda gunakan untuk mempercantik halaman web anda. Contohnya anda ingin menambahkan animasi, anda dapat menggunakan Macromedia Flash untuk membuatnya.
Merancang Tampilan Website
            Jika anda telah mengerti dengan jelas kearah mana web anda tertuju, sekarang anda tinggal membuat tampilan web anda semenarik mungkin agar pengunjung betah dan sesering mungkin mengunjungi web anda. Biasanya ide kreatif muncul jika kita sesering mungkin browsing untuk melihat-lihat dan mengambil ide kreatif dari pesaing. Jangan meniru, buat variasi lainnya yang lebih menarik. Atau anda juga bisa mendownload template web dari internet secara gratis atau ada juga yang berbayar.
Menguji Sebelum Menghosting
            Beberapa kesalahan pasti akan anda temukan setelah selesai merancang web anda, konsistensi web, pengujian hyperlink, posisi elemen-eleman halaman yang benar pada setiap halaman web harus terus di amati, seperti halnya tampilan secara umum. Anda juga dapat meminta bantuan kepada teman anda untuk mengkoreksi web anda, karena pada umumnya mereka dapat memberikan saran-saran untuk perbaikan web anda. Jika anda ingin agar para pengunjung mendapat penampilan halaman yang sama, anda harus menggunakan pengujian pada browser-browser yang ada. seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, dan Mozilla Firefox.
Meng-update Secara Berkala
            Setelah anda berhasil meluncurkan web yang telah anda desaign sendiri tahap demi tahap. maka sudah waktunya anda meng-update sacar berkala agar para pengunjung tidak bosen dan jenuh dengan isi (content) web anda. Lakukan perbaikan secara berkala agar menyempurnakan web anda, tampung semua saran dan kritik para pengunjung untuk mengkoreksi atau memberikan ide-ide kreatif.