aaa

Berusaha yang TERBAIK

Minggu, 09 Januari 2011

ALINEA

 Pengertian alinea :
Bagian dari wacana yang berisi satu gagasan pokok dan dapat diikuti oleh kalimat – kalimat penjelas. Dalam ragam tulis biasanya ditandai dengan kalimat yang menjorok ke dalam atau spasi yang berbeda.

 Tujuan membuat alinea :
1. Memudahkan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain.
2. Memisahkan dan menegaskan perhentian secara wajar dan formal.

 Syarat – syarat membentuk alinea :
1. Kesatuan
Sebuah alinea dikatakan mempunyai kesatuan jika seluruh kalimat secara bersama – sama menyatakan satu hal, satu ide pokok, satu topik, satu masalah atau gagasan tunggal. Kepaduan berarti seluruh kalimat dalam alinea itu kompak, saling berkaitan mendukung gagasan tunggal alinea.
2. Koherensi / kepaduan alinea
Kekompakan hubungan antarkalimat. Koherensi diciptakan dengan memperhatikan masalah kebahasaan ( repetisi, kata ganti, kata transisi ), perincian dan urutan isi alinea. Koherensi alinea akan terwujud jika aliran kalimat berjalan mulus dan lancar serta logis. Untuk itu, cara repetisi, jasa kata ganti dan kata sambung, serta frase penghubung dapat dimanfaatkan.
3. Perkembangan alinea
Perincian dari gagasan – gagasan yang membina alinea, seperti kemampuan memperinci gagasan utama secara maksimal ke dalam gagasan – gagasan bawahan dan kemampuan mengurutkan gagasan bawahan secara teratur.

 Jenis alinea menurut posisi kalimat topiknya
a) Alinea Deduktif
Bila kalimat pokok ditempatkan pada bagian awal alinea akan terbentuk alinea deduktif, yaitu alinea yang menyajikan pokok permasalahan terlebih dahulu, lalu menyusul uraian yang terinci mengenai permasalahan atau gagasan alinea (urutan : umum – khusus).
b) Alinea Induktif
Bila kalimat pokok ditempatkan pada akhir alinea akan terbentuk alinea induktif, yaitu alinea yang menyajikan penjelasan terlebih dahulu, barulah diakhiri dengan pokok pembicaraan (urutan : khusus – umum)


c) Alinea Deduktif – Induktif
Bila kalimat pokok ditempatkan pada bagian awal dan akhir alinea, terbentuklah alinea campuran deduktif – induktif. Kalimat pada akhir alinea umumnya menegaskan kembali gagasan utama yang terdapat pada awal alinea.
d) Alinea penuh kalimat topik
Seluruh kalimat yang membangun alinea sama pentingnya sehingga tidak satu pun kalimat yang khusus menjadi kalimat topik. Kalimat demikian tersebut biasa terjadi akibat sulitnya menentukan kalimat topik karena kalimat yang satu dan lainnya sama – sama penting. Alinea ini sering dijumpai dalam uraian – uraian bersifat deskriptif dan naratif terutama dalam karangan fiksi.
e) Jenis alinea menurut sifat isinya
Isi sebuah alinea dapat bermacam-macam bergantung pada maksud penulisnya dan tuntutan konteks serta sifat informasi yang akan disampaikan. Penyelarasan sifat isi alinea dengan isi karangan sebenarnya cukup beralasan karena dimuka sudah dinyatakan bahwa pekerjaan menyusun alinea adalah pekerjaan mengarang juga. Walaupun karangan yang berbentuk satu alinea merupakan karangan sederhana (karangan minor), prinsip penulisannya sama dengan karangna kompleks (karangan mayor) yaitu sama-sama mempunyai topik, tema bahkan sama-sama mempunyai kerangka (outline). Memang di dalam alinea, unsur-unsur tersebut berwujud sederhana. Berdasarkan sifat isinya, alinea dapat digolongkan atas lima macam, yaitu
a) alinea persuatif, jika isi alinea mempromosikan sesuatu dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca;
b) alinea argumentatif, jika isi alinea membahas satu masalah dengan bukti-bukti alasan yang mendukung;
c) alinea naratif, jika isi alinea menuturkan peristiwa atau keadaan kedalam bentuk cerita;
d) alinea deskriptif, jika isi alinea melukiskan atau menggambarkan sesesuatu dengan bahasa;
e) alinea ekspositoris, jika isi alinea memaparkan sesuatu fakta atau kejadian tertentu.

 Pengembangan Alinea
Pengembangan alinea berkaitan erat dengan posisi kalimat topik karena kalimat topiklah yang mengandung inti permasalahan atau ide utama alinea. Pengembangan alinea deduktif, misalnya, yang menemptkan ide/gagasan utama pada awal alinea, pasti berbeda dengan pengembangan alinea induktif yang merupakan kebalikan alinea deduktif.
Metode pengembangan alinea akan bergantung pula pada sifat informasi yang akan disampaikan : persuatif, argumentatif, naratif, deskriptif, atau ekspositoris. Memilih salah satu metode pengembangan alinea yang dianggap paling tepat dan efektif. Diantara banyak metode pengembangan alinea terdapat di dalam buku-buku komposisi, disini diangakat enam metode yang umum dipakai untuk mengembangkan alinea dalam penulisan karangan. Metode yang di maksud adalah
1. metode definisi
Yang dimaksud dengan definisi adalah usaha penulis untuk menerangkan pengertian/konsepistilah tertentu. Untuk dapat merumuskan definisi yang jelas, penulis hendaknya memperhatikan klasifikasi konsep dan penentuan cirri khas konsep tersebut. Satu hal yang perlu diingat dalam membuat definisi, kita tidak boleh mengulang kata atau istilah yang kita definisikan di dalam teks definisi itu
2. metode proses
Sebuah paragraf dikatakan memakai metode proses apabila isi alinea menguraikan suatu proses. Proses ini merupakan suatu urutan tindakan atau perbuatan untuk menciptakan atau menghasilkan sesuatu. Bila urutan atau tahap – tahap kejadian berlangsung dalam waktu yang berbeda, penulis harus menyusunnya secara runtut (kronologis). Banyak sekali peristiwa atau kejadian yang prosesnya berbeda satu sama lainnya. Proses kerja suatu mesin , misalnya, tentu berbeda sangat jauh dengan proses peristiwa sejarah.
3. metode contoh
Dalam karangan ilmiah, contoh dan ilustrsi selalu ditampilkan. Contoh-contoh terurai, lebih-lebih yang memerlukan penjelasan rinci tentu harus disusun berbentuk paragraf.
4. metode sebab-akibat
Metode sebab-akibat atau akibat-sebab (kausalitas) dipakai untuk menerangkan suatu kejadian dan akibat yang ditimbulkannya, atau sebaliknya. Factor yang terpenting dalam metode kausalitas ini adalah kejelasan dan kelogisan. Artinya, hubungan kejadian dan penyebabnya harus terungkap jelas dan informasinya sesuai dengan jalan pikiran manusia. Metode kausalitas atau sebab-akibat umumnya tampil di tengah karangan yang berisi pembahasan atau analisis. Sifat paragrafnya argumentative murni atau dikombinasikan dengan deskriptif ata eksposisi.
5. metode umum-khusus
Metode umum-khusnya dan khusus-umum paling banyak dipakai untuk mengembangkan gagasan paragraf agar tampak teratur. Bagi penulis pemula, belajar menyusun paragraf dengan metode ini adalah yang paling disarankan. Pertimbangannya, di samping mengembangkan urutan umum-khusus relative lebih gampang,juga karena model inilah yang paling banyak dipakai dalam karangan ilmiah dan tulisan eksposisi seperti arikel dalam media massa.
6. metode klasifikasi.
Bila kita akan mengelompokan benda-benda atau non benda yang memiliki persamaan ciri seperi sifat, bentuk, ukuran, dan lain-lain, cara yang paling tepat adalah dengan metode klasifikasi. Klsifikasi sebenarnya bukan khusu untuk persamaan factor tersebut di atas, tetapi juga untuk perbedaan. Namun, pengelompokan tidak berhenti pada inventarisasi persamaan dan perbedaan. Setelah dikelompokan, lalu dianalisis untuk mendapatkan generalisasi, atau paling tidak untuk diperbandingkan atau dipertentangkan satu sama lainnya.

 Contoh-contoh Paragraf

1. Contoh Paragraf Deduktif
Pada hakikatnya manusia dilahirkan dengan berpasang-pasangan ada laki-laki dan ada perempuan. Laki-laki adalah makhluk Tuhan yang paling kuat bila dibandingkan dengan perempuan. Sebagi contoh laki-laki mempunyai jiwa dan hati yang kuat oleh sebab itu laki-laki jarang sekali meneteskan air mata dibandingkan dengan perempuan yang mudah meneteskan air mata, karena di dalam jiwanya mempunyai perasaan yang sensitif. Oleh karena itu laki-laki yang ingin mempunyai pasangan seorang wanita maka jagalah sifat wanita itu dan janganlah engkau menyakiti perasaannya.

2. Contoh Paragraf Induktif
Laki-laki dan perempuan sangat berbeda baik fisik maupun sifatnya Laki-laki yang selalu berpikir dengan logika atau dengan otaknya dan perempuan yang selalu berpikir dengan logika yang didukung dengan perasaannya. Laki-laki yang sangat kuat mental perasaannya dan perempuan yang lemah akan perasaanya. Dimana baik laki-laki dan perempuan mempunyai kekurangan dan kelebihan yang berbeda. Sebab itu Allah menciptakan laki-laki dan perempuan saling berpasangan karena untuk melengkapi kekurangan dan kelebihan yang berbeda.

3. Contoh Paragraf Deduktif-Induktif
Hidup di jaman sekarang sulit kata orang-orang, tetapi itu kata orang-orang pemalas. Dan hidup ini terasa nyaman kata orang-orang sukses atau rajin. Masyarakat di Indonesia di jaman sekarang ini di kenal dengan orang-orang yang mau enaknya aja dan tidak mau kebagian susah. Mangkanya pemerintah kewalahan membuka lapangan kerja disebabkan masyarakatnya yang terlalu memilih pekerjaan yang menurutnya layak untuk dirinya. Pemerintah tidak salah apa-apa tentang lapangan pekerjaan itu salah masyarakatnya sendiri, tapi bagi masyarakat yang rajin dia akan membuka lapangan pekerjaan sendiri hasil usahanya yang dia perjuangkan dan memetik hasilnya setelah dia berjuang keras dalam usahanya. Ini menunjukkan perbedaan pendapat antara orang-orang pemalas dan orang-orang yang rajin atau sukses.

4. Contoh Alinea Penuh kalimat topik
Iwan Fals sukses meraih tiga penghargaan di ajang SCTV Award yang tadi malam berlangsung di Jakarta Convention Center. Dia meraih penghargaan Lagu paling ngetop melalui “Aku bukan pilihan” ciptaan Pongky Jikustik. Dia menyabet penghargaan Album Ngetop Kategori Pop melalui Iwan Fals in Collaboration with…Iwan juga memperoleh penghargaan Video Clip Paling Ngetop garapan Dimas Djayadiningrat. Contoh deduktif : manusia pada dsarnya di lahirkan sama dengan hati yang bersih. Nmaun manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan ada yang baik juga ada yang buruk.

5. Contoh alinea persuatif
“Marilah kita membuang sampah pada tempatnya, agar lingkungan kita bebas dari banjir dan bebas dari penyakit yang disebabkan oleh sampah – sampah yang di buang tidak pada tempatnya. Oleh karena itu, perlu kesadaran pada diri kita masing – masing untuk membuang sampah pada tempatnya.

6. Contoh alinea argumentasi
“Menurut Ketua panitia, Derrys Saputra, mujur merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh HMTK untuk memilih ketua dan wakil HMTK yang baru. Bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan kepengurusan MHTK periode 2008 – 2009, maka sebagai penggantinya dilakukan mujur untuk memilih ketua dan wakil HMTK yang baru untuk masa kepengurusan 2009 – 20010.”

7. Contoh alinea naratif
“ Pada game pertama, Kido yang bermain dengan lutut kiri dibebat mendapat perlawanan ketat Chai/Liu hingga skor imbang 16 – 16. pada posisi ini, Kido/Hendra yang lebih berpengalaman dalam berbagai kejuaraan memperlihatkan keunggulan mereka.”

8. Contoh alinea deskritif
“Kini hadir mesin cuci dengan desain bunga chrysant yang terdiri dari beberapa pilihan warna, yaitu pink elegan dan dark red untuk ukuran tabung 15 kg. Disamping itu, mesin cuci dengan bukaan atas ini juga sudah dilengkapi dengan LED display dan tombol-tombol yang dapat memudahkan penggunaan. Adanya fitur I-sensor juga akan memudahkan proses mencuci”.

9. Contoh alinea eksposisi
“Rachmat Djoko Pradopo lahir 3 November 1939 di Klaten, Jawa Tengah. Tamat SD dan SMP (1955) di Klaten, SMA II (1958) di Yogyakarta. Masuk Jurusan Sastra Indonesia Universitas Gadkah Mada, tamat Sarjana Sastra tahun 1965. pada tahun 1978 Rachmat mengikuti penataran sastra yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa Jakarta bersama ILDEP dan terpilih untuk melanjutkan studi di Pascasarjana Rijkuniversiteit Leiden, Nederland, tahun 1980 – 1981, di bawah bimbingan Prof. Dr. A. Teeuw”.

Sabtu, 08 Januari 2011

Sejarah Debian


Y    Debian
           
            Pada awal tahun 90-an, komputer rumah sudah sudah mampu untuk menggunakan sistem UNIX yang lengkap. Linus Torvalds, seorang pemuda yang sedang mempelajari ilmu komputer di University of Helsinki, berpikir bahwa merupakan sebuah ide yang bagus untuk memiliki sebuah versi UNIX yang bebas untuk digunakan bagi kalangan akademisi, dan dia mulai membuat kode-kodenya.
            Debian adalah sebuah proyek yang merupakan kolaborasi antara sukarelawan seluruh dunia, untuk menghasilkan distribusi sistem operasi yang secara keseluruhan tersusun atas komponen software bebas (free software). Yang membuat distro ini disebut sebagai pure GNU / Linux, karena satu – satunya distro yang sampai saat ini masih menganut asas free software. Hasil dari proyek ini adalah distro Debian GNU/Linux, yang termasuk didalamnya kernel sistem operasi Linux, dan ribuan paket aplikasi. Debian merupakan satu-satunya distribusi yang terbuka bagi setiap pengembang dan pemakai untuk turut berkontribusi dalam pengembangan, dan ini berarti Debian adalah distribusi Linux yang betul-betul tidak komersial dan salah satu distribusi linux yang besar yang eksis saat ini. Hal ini terjadi karena debian tidak menjadi sebuah distribusi linux yang komersial tetapi terus menjadi sebuah distro yang dikembangkan oleh komunitas dan organisasi non komersial yaitu volunteers. Tidak ada perusahaan yang mengambil banyak untung dari distribusi ini, bahkan debian bisa didownload secara gratis dari Website resmi debian maupun mirror yang terletak di berbagai negara termasuk indonesia.
Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnyayang sekarang menjadi istrinya Debra dan namanya Ian. Debian merupakan sistem operasi multipurpose yang dapat digunakan sebagai desktop maupun server, Debian mendukung banyak arsitektur diantaranya; Intel i386 dan versi diatasnya, Alfa, ARM, Intel IA-64, Motorola 68k, MIPS, PA-RISC, PowerPC, Sparc (dan UltraSparc), IBM S/390 dan Hitachi SuperH. Proyek Debian secara resmi didirikan oleh Ian Murdock.  Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996. Sampai dengan tahun 2008 Debian sudah merilis sampai versi 4 dengan codename Etch.
           

            Ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi debian secara legal dan hukum.
            Saat ini debian tergolong distribusi yang fleksible dan hampir jalan disemua mesin, selain di Personal Computer debian juga sanggup berjalan ideal di mainframe milik IBM maupun Palm.
            Walaupun dikembangkan oleh Komunitas debian tetap memiliki aturan-aturan dalam pengembangannya, aturan dan kriteria itu sering disebut sebagai. The Debian Free Software Guidelines (DFSG) yang membatasi beberapa criteria yang harus ada antara lain:
Ø  Tidak ada pembatasan dalam penyebaran Sistem Operasi Debian.
Ø  Kode sumber debian harus selalu disertakan dalam setiap pendistribusian dan juga tidak boleh ada pembatasan didalamnya.
Ø  Debian harus memiliki kemungkinan untuk dimodifikasi dan memungkinkan untuk mendistribusikan hasil modifikasi.
Tidak ada diskriminasi artinya Lisensi debian harus tidak dibatasi bagi siapapun.

Distro LINUX

DEBIAN


Sebelum memutuskan untuk memilih distro berbasis Debian GNU/Linux, sebaiknya memahami beberapa hal berikut ini. Pertama-tama, distro ini dikembangkan oleh sebuah komunitas (developer) yang sangat tidak berkeberatan "berbagi" apa pun yang mereka miliki: paket program, pengetahuan, tips, suka-duka, dst. Mereka pun akan sangat bergembira jika distro ini bermanfaat dan memuaskan anda! Namun, mereka sangat-sangat berkeberatan diganggu dengan "saran" mau pun "tuntutan" perihal bagaimana seharusnya mengembangkan distro ini! Janganlah menggurui mereka dengan istilah-istilah seperti "market share", "user friendly", "branding". Mereka tidak akan perduli...

Prinsip "sekali install, selanjutnya tinggal update" berakibat sistem Debian jarang sekali diinstall ulang. Dengan sendirinya, program "install" distro Debian kurang berkembang sehingga sangat kurang bersahabat. Ini dapat membuat frustrasi, terutama para pemula yang mencoba menginstall Debian untuk pertama kalinya. Hingga rilis 3.0, distro ini tidak dapat mendeteksi perangkat keras. Pada saat menginstall, mesti memahami jenis perangkat keras yang digunakan, seperti jenis Video Card atau Network Card. Akibatnya, sering muncul keluhan pada saat menginstall X11 atau pun Internet. Janganlah mengeluh bahwa masalah ini tidak ditemukan pada distro "A" atau distro "B". Para pengembang Debian akan menyarankan anda untuk memilih distro lain saja! 

Paket Debian dikenal super-stabil yang artinya bukan merupakan paket "state of the art". Para pengembang sangat konservatif dalam penentuan upgrade revisi perangkat lunak tersebut. Jika anda ingin selalu menggunakan revisi-revisi terakhir dari perangkat lunak, distro Debian "stable" jelas bukanlah pilihan yang tepat! Terdapat sekurangnya dua konsekuensi dari kebijaksanaan ini. Pertama, paket-paket Debian sudah sangat stabil sehingga tidak perlu ada rutinitas kompail ulang. Jika anda termasuk yang percaya "bikinan sendiri lebih baik", sistem Debian mungkin tidak cocok untuk anda! Kedua, terdapat kemungkinan bahwa distro ini belum mendukung driver perangkat keras yang mutakhir. 

Sistem pemeliharaan Debian sebaiknya didukung oleh sebuah repositori paket. Ukuran repositori ini cukup besar, yaitu sekitar 40-60 Gbytes. Lihat juga repostitori http://kambing.vlsm.org/debian-all/. Namun, hal ini dapat diatasi oleh distro varian Debian seperti De2 (DeDe) dan DeAl (Debian Alternatif). Kedua distro tersebut memiliki ukuran repositori pake dibawah 700 MB!

Terakhir, siklus pengembangan distro sangat konservatif alias lambat. Para pengebang tidak mengenal istilah "dead line" sehingga jangka waktu antar rilis dapat bertahun-tahun. Hal ini juga mengakibatkan paket-paket Debian menjadi sangat tertinggal revisinya.
Jangan Memilih Debian
● Installer kurang (belum) berkembang
● Sulit dikonfigurasi pada saat install pertama kali
        – harus faham perangkat keras (non autodetect)
        – keluhan umum: setting X11(Video)
● Perlu Repositori Besar (40 - 60 G Bytes)
       – jangan meracik sendiri (kompail ulang)
● Perioda Rilis Yang Konservatif
       – paket ''super-stabil'' bukan ''bleeding edge''
       – masalah perangkat keras mutakhir

Mengapa menggunakan Debian Linux?
Alasan utamanya ialah, sistem pemeliharaan paket berbasis program "APT" yang canggih! Sekali terinstall dengan betul, pemeliharaan sistem (update) dapat ditangani dengan campur tangan sisadmin yang sangat minim. Jadi, sisadmin akan memiliki banyak waktu luang untuk mengerjakan hal lain dari pada mengerjakan rutinitas yang membosankan! 

Hal tersebut di atas, akan terasa lebih nyaman jika memelihara puluhan bahkan ratusan sistem sekaligus dengan campur tangan sisa admin seminim mungkin, proses pemeliharaan tersebut cukup berlangsung beberapa menit!

Pada perkembangan dan posisinya yang sangat bagus dalam beberapa integrasi manajemen paket serta memiliki akses yang luas ke banyak aplikasi perangkat lunak bebas. Sebagai hasilnya, Debian telah berkembang menjadi salah satu distro GNU/Linux yang handal.Alasan mengapa digunakan Debian Linux menurut (Azikin: 2004) adalah:
a. Free Software, artinya dapat mengambil/ menyalin source program GNU/ Linux tanpa dikenai biaya dan dapat memperbanyak, memodifikasi serta menyebarluaskan secara bebas
b. Open Source, artinya semua listing program dari source code sistem operasi tersebut dapat dilihat dan dimodifikasi tanpa adanya larangan dari siapapun
c. Kestabilan program yang telah teruji, sistem tidak mudah mengalami hang, walaupun telah menjalankan program secara terus menerus dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu lebih dari satu bulan, dengan tanpa harus melakukan restart.
d. Debian GNU/ Linux merupakan sistem operasi cross platform yang dapat dijalankan pada hampir semua jenis / tipe komputer yang ada saat ini.

Debian Linux mendukung hampir semua jenis/ tipe komputer, yaitu mulai generasi processor sekelas intel 80386, 80486, sampai Pentium dengan berbagai klasnya. Sedangkan kapasitas hardisk yang dibutuhkan untuk menginstalasi Debian Linux pada server minimal 1,6 GB dan untuk client atau workstation membutuhkan space minimal 600 MB.

Distro Debian "stable" terkenal sangat stabil, sehingga sistem hanya di-reboot setelah mengganti kernel, mati listrik, atau pergantian perangkat keras. Bandingkan dengan sistem operasi "You-Know-What" yang harus direboot setiap kali meng-upgrade driver. 

Terdapat beberapa hal lainnya yang mungkin dapat dikatakan sebagai keunggulan. Pertama, jumlah paket yang ada hampir mencapat 10000. Komunitas ini sangat terbuka untuk untuk siapa saja yang berminat memelihara paket debian. Perlu dicatat, bahwa tidak semua paket tersebut dipelihara dengan baik. Selain itu, paket sewaktu-waktu dapat dihapus pada rilis berikut; jika tidak ada yang bersedia untuk memeliharanya. Kedua, distro ini tidak hanya mendukung arsitektur i386, namun juga Alpha, ARM, HP PA-RISC, Intel IA-64, Motorola 68k, MIPS, MIPSEL, PowerPC, IBM S/390, dan Sparc. Terakhir, selain kernel Linux, distro Debian juga mendukung kernel lain seperi FreeBSD, HURD, dst. 

Akibat kelebihan tersebut diatas ini, banyak yang mengembangkan distro varian berbasis distro Debian ini, seperti:
Knoppix -- distro ini dapat dioperasikan langsung dari CDROM tanpa penginstallan. Kita juga dapat melakukan "remastering" isi CDROM dengan paket-paket tambahan yang sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing pengembang master.
Lindows -- merupakan plesetan dari "Linux Windows" yang menggabungkan kestabilan Linux dan kemudahan Windows.
Xandros -- Seperti halnya Lindows di atas, distro ini lebih mudah diinstall. Distro ini merupakan penerus dari "Corel".
De2 -- DeDe merupakan sebuah distro yang dikembangkan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Setidaknya ada dua yang perlu dicatat pada distro ini. Pertama, distro ini berukuran kompak yaitu satu CDROM saja. Kedua, distro ini secara konsisten telah terbit sekurangnya empat kali dalam satu bulan (biasanya setiap hari Jumat). Terakhir, distro ini hanya dipelihara oleh satu orang. Distro ini sebetulnya hanya merupakan sebuah prototipe yang harus dikembangkan lebih lanjut. DeAl -- Debian Alternatif merupakan pengembangan lanjut dari De2.
Mengapa Debian?
● mudah dipelihara
● sangat stabil
● banyak pilihan
– paket (10000)
– kernel (linux, bsd, hurd)
– arsitektur (i386, sparc, 68k, mips)
● jarang down kecuali:
– kerusakan perangkat keras
– update kernel
– mati listrik

Varian Debian
● Knoppix - Live CDROM
● User Friendly: Lindows, Xandros
● De2 - DeDe (Debian Depok)
– diupdate setiap minggu (sejak 2002)
– cukup satu CDROM
● DeAl - Debian Alternatif
– kelanjutan dari DeAl

Penginstallan DEBIAN

 Langkah – Langkah Penginstallan DEBIAN
Sebelumnya, buat partisi lewat Windows menggunakan Acronis.Partition.Expert 2003. Sediakan partisi untuk instalasi linux debian etch. Partisi yang dibutuhkan adalah swap sebesar 512MB dan reiserFS sebesar (min) 5GB. Sekarang siap untuk melakukan penginstallan.
1) Waktu booting awal, akan terdapat tulisan enter to boot. Tekan Enter untuk memulainya.
2) Choose your language
Pilih saja bahasa English biar mudah dipahami.
3) Choose your country, territory or area
Buat negara kita tercinta, pilih Other, kemudian Indonesia.
4) Keymap to use
Pakai defaultnya saja. Jadi langsung tekan Enter.
5) Hostname
Tuliskan hostname untuk menamai komputer kalian, atau juga sebagai root. Defaultnya debian.
6) Domain.
Isi domain untuk komputer kalian. Di sini aku isi computer.ee.its.ac.id.
7) Partitioning method
Di sini adalah proses utama yang sangat mematikan. Karena jika salah nge-‘click’, partisi Window kalian akan hilang. Cara untuk menanganinya adalah pilih Manually edit partition table, kalian akan disuruh untuk mengotak-atik partisi HD.
8) Partition disks
Pilihlah partisi reiserFS yang telah kalian buat sebelumnya. Hapus partisi tersebut dengan memilih Delete the partition. Kemudian pilih kembali partisi tersebut untuk membuat partisi baru (Create a new partition) dan tentukan ukuran dari partisinya. Langkah selanjutnya, pilih reiserFS pada Use as, format partisi (Format the partition), Mount point : /, Bootable flag : on. Berikutnya Done setting ubp the partition, dan akhiri dengan Finish partitioning and write changes to disk.
Use as : ReiserFS
Format the partition : yes
Mount point : /
Bootable flag : on
Done setting up the partition
Finish partitioning and write changes to disk



9) Select a city in your fine zone
Pemilihan ini digunakan untuk memilih time zone daerah kita. Kalau GMT+7 pilih Jakarta.
10) Root password
Digunakan untuk password root.
11) Full name for the new user,Username for your account,User password
Digunakan untuk membuat nama user beserta passwordnya.
12) Use a network mirror
Untuk pertanyaan ini jawab aja No.
13) Choose software to install
Pilih defaultnya saja, Standard system.
14) Install the GRUB boot loader to the master boot record?
GRUB (Grand Unified Bootloader) digunakan untuk memilih OS (Operating System) yang dijalankan pada saat pertama kali dinyalakan. Oleh karena itu, jawablah Yes agar bisa memilih OS yang diinginkan.
15) Installation complete
Restart!!!!


Penginstallan Debian Linux Etch telah selesai !!!

PROCESSOR INTEL


Sejarah dan Perkembangan Processor Intel
                Processor merupakan otak dan pusat pengendali komputer yang didukung oleh komputer lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah system komputer. Processor digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Processor adalah chip yang sering disebut “microprocessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai gigahertz. Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan processor dalam mengolah data dan informasi. Merk processor yang banyak beredar di pasaran adalah AMD, Apple, Cyrix VIA, IBM, IDT, dan Intel. Bagian dari processor yang terpenting adalah ALU (Arithmatics Logical Unit), CU (Control Unit), MU (Memory Unit).
Perkembangan Processor :
ü  Tahun 1971 à 4004 Microprocessor
                Microprocessor pertama Intel muncul di tahun ini, microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati. Karir Intel dimulai dengan processor seri MCS4 yang merupakan cikal bakal dari processor i4040, awalnya processor 4 bit ini direncanakan untuk menjadi otak kalkulator. Pada tahun yang sama (1971), intel membuat revisi ke i440. Awalnya dipesan oleh sebuah perusahaan Jepang untuk pembuatan kalkulator , ternyata prosesor ini jauh lebih hebat dari yang diharapkan sehingga Intel membeli hak guna dari perusahaan Jepang tersebut untuk perkembangan dan penelitian lebih lanjut. Di sinilah cikal bakal untuk perkembangan ke arah prosesor komputer.
ü  Tahun 1972 à 8008 Microprocessor
                Microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya muncul pada tahun ini. Pada tahun ini, hadir processor 8 bit pertama i8008 tetapi kurang disukai karena multivoltage.
ü  Tahun 1974 à 8080 microprocessor
                Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair. Kemudian muncul processor i8080, yang terdapat perubahan yaitu menjadi triple voltage, memakai teknologi NMOS (tidak PMOS lagi) dan mengenalkan pertama kali system clock generator (memakai chip tambahan), dikemas dalam bentuk DIP Array 40 pins. Kemudian muncul juga processor kedua, yaitu  MC6800 dari Motorola pada tahun 1974, Z80 dari Zilog pada tahun 1976 (merupakan dua rival berat), dan prosessor kedua lainnya yaitu seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, NCR dst. Z80 full compatible dengan i8008 hanya sampai level bahasa mesin. Level bahasa rakitannya berbeda (tidak kompatibel level software). Prosesor i8080 adalah prosesor dengan register internal 8-bit, bus eksternal 8-bit, dan memori addressing 20-bit (dapat mengakses 1 MB memori total), dan modus operasi REAL.
ü  Tahun 1977 à 8085 microprocessor
                Microprocessor 8085 clock generatornya onprocessor, cikal bakalnya penggunaan single voltage +5V (implementasi s/d 486DX2, pada DX4 mulai +3.3V).
ü  Tahun 1978 à 8086 – 8088 microprocessor
                Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel. I8086 processor dengan register 16-bit, dan memori addressing 20-bit. Direlease tahun 1978 menggunakan teknologi HMOS, komponen pendukung bus 16 bit sangat langka, sehingga harganya menjadi sangat mahal. Maka utk menjawab tuntutan pasar muncul i8088 16bit bus internal, 8bit bus external. Sehingga i8088 dapat memakai komponen peripheral 8bit bekas i8008. IBM memilih chip ini untuk pebuatan IBM PC karena lebih murah daripada i8086. Kalau saja CEO IBM waktu itu tidak menyatakan PC hanyalah impian sampingan belaka, tentu saja IBM akan menguasai pasar PC secara total saat ini. IBM PC first release Agustus 1981 memiliki 3 versi IBM PC, IBM PC-Jr dan IBM PC-XT (extended technology). Chip i8088 ini sangat populer, sampai NEC meluncurkan sebuah chip yang dibangun berdasarkan spesifikasi pin chip ini, yang diberi nama V20 dan V30. NEC V20 dan V30 adalah processor yang compatible dengan intel sampai level bahasa assembly (software).
ü  Tahun 1982 à 286 Microprocessor
                Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya. Intel membuat i80286, prosesor dengan register 16-bit, bus eksternal 16-bit, mode protected terbatas yang dikenal dengan mode STANDARD yang menggunakan memori addressing 24-bit yang mampu mengakses maksimal 16 MB memori. Chip 80286 ini tentu saja kompatibel penuh dengan chip-chip seri 808x sebelumnya, dengan tambahan beberapa set instruksi baru. Sayangnya chip ini memiliki beberapa bug pada desain hardware-nya, sehingga gagal mengumpulkan pengikut.    

ü  Tahun 1985 à intel386TM Microprocessor
                Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004. Intel meluncurkan desain prosesor yang sama sekali baru: i80386. Sebuah prosesor 32-bit , dalam arti memiliki register 32-bit, bus data eksternal 32-bit, dan mempertahankan kompatibilitas dengan prosesor generasi sebelumnya, dengan tambahan diperkenalkannya mode PROTECTED 32-BIT untuk memori addressing 32-bit, mampu mengakses maksimum 4 GB , dan tidak lupa tambahan beberapa instruksi baru. Chip ini mulai dikemas dalam bentuk PGA (pin Grid Array).       

ü  Tahun 1989 à intel486TM DX CPU Microprocessor
                Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor. Seri ini yang tentunya sangat populer, peningkatan seri ini terhadap seri 80386 adalah kecepatan dan dukungan FPU internal dan skema clock multiplier (seri i486DX2 dan iDX4), tanpa tambahan instruksi baru. Karena permintaan publik untuk prosesor murah, maka Intel meluncurkan seri i80486SX yang tak lain adalah prosesor i80486DX yang sirkuit FPU-nya telah disabled . Seperti yang seharusnya, seri i80486DX memiliki kompatibilitas penuh dengan set instruksi chip-chip seri sebelumnya. * AMD dan Cyrix kemudian membeli rancangan prosesor i80386 dan i80486DX untuk membuat prosesor Intel-compatible, dan mereka terbukti sangat berhasil. Pendapat saya inilah yang disebut proses ‘cloning’, sama seperti cerita NEC V20 dan V30. AMD dan Cyrix tidak melakukan proses perancangan vertikal (berdasarkan sebuah chip seri sebelumnya), melainkan berdasarkan rancangan chip yang sudah ada untuk membuat chip yang sekelas.            

ü  Tahun 1993 à intel* Pentium* Processor
                Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto. Peningkatannya terhadap i80486: struktur PGA yang lebih besar (kecepatan yang lebih tinggi , dan pipelining, TANPA instruksi baru. Tidak ada yang spesial dari chip ini, hanya fakta bahwa standar VLB yang dibuat untuk i80486 tidak cocok (bukan tidak kompatibel) sehingga para pembuat chipset terpaksa melakukan rancang ulang untuk mendukung PCI. Intel menggunakan istilah Pentium untuk meng”hambat” saingannya. Sejak Pentium ini para cloner mulai “rontok” tinggal AMD, Cyrix . Intel menggunakan istilah Pentium karena Intel kalah di pengadilan paten. alasannya angka tidak bisa dijadikan paten, karena itu intel mengeluarkan Pentium menggunakan TM. AMD + Cyrix tidak ingin tertinggal, mereka mengeluarkan standar Pentium Rating (PR) sebelumnya ditahun 92 intel sempat berkolaborasi degan Sun, namun gagal dan Intel sempat dituntut oleh Sun karena dituduh menjiplak rancangan Sun. Sejak Pentium, Intel telah menerapkan kemampuan Pipelining yang biasanya cuman ada diprocessor RISC (RISC spt SunSparc). Vesa Local Bus yang 32bit adalah pengembangan dari arsitektur ISA 16bit menggunakan clock yang tetap karena memiliki clock generator sendiri (biasanya >33Mhz) sedangkan arsitektur PCI adalah arsitektur baru yang kecepatan clocknya mengikuti kecepatan clock Processor (biasanya kecepatannya separuh kecepatan processor).. jadi Card VGA PCI kecepatannya relatif tidak akan sama di frekuensi MHz processor yang berbeda alias makin cepat MHz processor, makin cepat PCI-nya.
ü  Tahun 1995 à intel * Pentium* Pro Processor
                Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam. Inovasi disatukannya cache memori ke dalam prosesor menuntut dibuatnya socket 8 . Pin-pin prosesor ini terbagi 2 grup: 1 grup untuk cache memori, dan 1 grup lagi untuk prosesornya sendiri, yang tak lebih dari pin-pin Pentium yang diubah susunannya . Desain prosesor ini memungkinkan keefisienan yang lebih tinggi saat menangani instruksi 32-bit, namun jika ada instruksi 16-bit muncul dalam siklus instruksi 32-bit, maka prosesor akan melakukan pengosongan cache sehingga proses eksekusi berjalan lambat. Cuma ada 1 instruksi yang ditambahkan: CMOV (Conditional MOVe) .
ü  Tahun 1996 à Intel * Pentium MMX
                Sebenarnya tidak lebih dari sebuah Pentium dengan unit tambahan dan set instruksi tambahan, yaitu MMX. Intel sampai sekarang masih belum memberikan definisi yang jelas mengenai istilah MMX. Multi Media eXtension adalah istilah yang digunakan AMD . Ada suatu keterbatasan desain pada chip ini: karena modul MMX hanya ditambahkan begitu saja ke dalam rancangan Pentium tanpa rancang ulang, Intel terpaksa membuat unit MMX dan FPU melakukan sharing, dalam arti saat FPU aktif MMX non-aktif, dan sebaliknya. Sehingga Pentium MMX dalam mode MMX tidak kompatibel dengan Pentium.
ü  Tahun 1997 à intel* Pentium* II Processor
                Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik. Pentium Pro dengan teknologi MMX yang memiliki 2 inovasi: cache memori tidak menjadi 1 dengan inti prosesor seperti Pentium Pro , namun berada di luar inti namun berfungsi dengan kecepatan processor. Inovasi inilah yang menyebabkan hilangnya kekurangan Pentium Pro (masalah pengosongan cache) Inovasi kedua, yaitu SEC (Single Edge Cartidge), Kenapa? Karena kita dapat memasang prosesor Pentium Pro di slot SEC dengan bantuan adapter khusus. Tambahan : karena cache L2 onprocessor, maka kecepatan cache = kecepatan processor, sedangkan karena PII cachenya di”luar” (menggunakan processor module), maka kecepatannya setengah dari kecepatan processor.
ü  Tahun 1998 à Intel* Pentium II Xeon* Processor
                Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
ü  Tahun 1999 à Intel* Celeron* Processor
                Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
ü  Tahun 1999 à Intel* Pentium* III Processor
                Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
ü  Tahun 1999 à Intel* Pentium* III Xeon* Processor
                Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
ü  Tahun 2000 à Intel* Pentium* IV Processor
                Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
ü  Tahun 2001 à Intel* Xeon* Processor
                Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
ü  Tahun 2001 à Intel* Itanium* Processor
                Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
ü  Tahun 2002 à Intel* Itanium* II Processor
                Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.
ü  Tahun 2003 à Intel* Pentium* M Processor
                Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
ü  Tahun 2004 à Intel Pentium M 735 / 745 / 755 Processors
                Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
ü  Tahun 2004 à Intel E7520 / E75320 Chipsets
                7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.


ü  Tahun 2005 à Intel Pentium IV Extreme Edition 3.73 GHz
                Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
ü  Tahun 2005 à Intel Pentium D 820 / 830 / 840
                Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
ü  Tahun 2006 à IntelCore 2 Quad Q6600
                Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP ).
ü  Tahun 2006 à Intel Quad – Core Xeon X3210 / X3220
                Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).
                Intel merilis lebih dari 1 lusin processor baru masih dalam rangka menyukseskan tipe family core, termasuk chip processor i3, i5, dan i7. Chip Intel Core yang berbasis teknologi Intel Arrandale dan Clarkdale tersebut merupakan processor dengan proses manufaktur 32nm pertama dari intel. Intel memperkenalkan 4 Core i3, 8 Corei5 dan 7 buah chip Core i7 yang kesemuanya memiliki teknologi Hyper Threading untuk proses multitasking. Processor Intel Core baru tersebut didesain untuk desktop, mobile computing dan device lainnya.
                Processor Core i5 dan i7 dilengkapi dengan teknologi Turbo Boost untuk performance prima, karena Turbo Boost didesain untuk secara otomatis memberikan akselerasi performance dan menyediakan dukungan ekstra performance ketika dibutuhkan. Sedangkan untuk processor pemula Core i3 tidak dilengkapi teknologi Turbo Boost, namun menyediakan support grafis HD (High Definition) yang dibangun di dalam processor. Intel mengungkapkan, bahwa kini sudah tidak dibutuhkan lagi tambahan grafis baik untuk desktop ataupun laptop yang memiliki processor Core i3, Intel menyiapkan 2 processor Core i3 dan 2 untuk computer mobile dengan kecepatan clock antara 2.13 GHz dan 3.06 GHz.