aaa

Berusaha yang TERBAIK

Minggu, 10 April 2011

APLIKASI WEBSITE


Aplikasi Web

                Saat ini, selain menyediakan halaman-halaman statis, sudah “sangat” banyak situs web yang menyediakan mekanisme bagi pengunjungya untuk dapat berinteraksi dengan situs tersebut. Interaksi tersebut dimungkinkan dengan cara menambahkan kode-kode pemrograman pada web situs web. Halaman-halaman web yang telah ditambahkan kode program (PHP, ASP, JSP, Perl, dsb) biasa dikenal dengan nama web application (aplikasi web). Saat ini terdapat berbagai macam aplikasi web, diantaranya adalah webmail, online shopping, blog, search engine (mesin pencarian), SFA (Sales Force Automation), ERP (Enterprise Resource Planning), online auction (lelang online), dan CRM (Customer Relationship Management). Tentunya masih banyak jenis aplikasi web lainnya yang belum kita sebutkan. Aplikasi-aplikasi web tersebut dapat diakses lewat internet maupun intranet (misal intranet perusahaan).
                Sebelum kita melanjutkan, ada baiknya kita samakan terlebih dahulu pemahaman kita mengenai definisi dari aplikasi web dan aplikasi desktop. Pada tulisan ini, yang dimaksud aplikasi web adalah aplikasi yang dapat diakses dengan menggunakan web browser lewat jaringan baik internet ataupun intranet (misal intranet perusahaan). Contoh aplikasi web yang banyak digunakan misalnya Yahoo Mail, GMail, Google search engine, Friendster, YouTube, Flickr, WordPress, dan lain sebagainya. Di sisi lain, yang dimaksud dengan aplikasi desktop pada tulisan ini adalah aplikasi yang dapat digunakan tanpa harus menggunakan web browser. Contoh aplikasi desktop yang biasa kita gunakan diantaranya adalah Microsoft Office, Open Office, Adobe Photoshop, dan Outlook Express.

                Selama ini mungkin jika kita mendengar istilah aplikasi web maka yang terlintas di benak kita adalah aplikasi yang tersusun dari halaman-halaman web. Untuk berpindah antar halaman tersebut biasanya memakan waktu yang cukup lama (tergantung koneksi jaringan). Saat ini tengah terjadi tren baru dalam aplikasi web. Tren tersebut akan mengubah persepsi kita tentang aplikasi web. Cobalah kita kunjungi beberapa situs web berikut ini: Netvibes, Pageflakes, Google Spreadsheet, Zoho, gOFFICE, dan Zimbra. Berbeda dengan aplikasi web yang biasa kita jumpai, aplikasi-aplikasi web tersebut tidak tersusun atas halaman-halaman web melainkan tersusun atas window-window layaknya aplikasi desktop. Gambar di samping menunjukkan halaman depan dari Netvibes. Tampilan Netvibes sangat berbeda dengan aplikasi web yang biasa kita lihat bukan? Sebagian orang menyebut aplikasi-aplikasi tersebut sebagai Webtop (penggunaan istilah ini memang masih banyak diperdebatkan).
                Sekarang, secara perlahan-lahan aplikasi web mulai mampu meniru look-and-feel dari aplikasi desktop. Aplikasi-aplikasi yang tadinya hanya tersedia pada versi desktop kini sudah mulai memiliki pesaing yang berupa aplikasi web. Kita tentunya kenal dengan Microsoft Excel. Sekarang Google telah memiliki software spreadsheet sejenis namun kali ini hadir dalam bentuk web. Untuk dapat menggunakan spreadsheet berbasis web tersebut yang kita perlukan hanyalah sebuah web browser (Internet Explorer, Firefox, Opera, ataupun browser lainnya). Kita tak perlu lagi meng-install aplikasi spreadsheet tersebut terlebih dahulu hanya untuk menjalankannya. Cukup dengan mengarahkan browser kita ke http://spreadsheet.google.com maka seketika itu pula aplikasi spreadsheet tersebut dapat digunakan. Sangat mudah bukan?
                Website-website tersebut membuktikan bahwa saat ini aplikasi web sudah tidak memiliki “batas” lagi. Kita sudah dapat membuat berbagai aplikasi “berat” yang dahulu menjadi dominasi aplikasi desktop. Tidak menutup kemungkinan di masa akan datang akan tersedia versi web dari aplikasi-aplikasi seperti Adobe Photoshop ataupun Autocad (tentunya tidak dalam waktu dekat). Walaupun demikian, sayangnya untuk dapat membangun aplikasi web yang menyerupai aplikasi desktop bukanlah perkara sederhana. Dibutuhkan usaha yang sangat keras karena developer memiliki tugas ganda. Selain harus membuat kode aplikasi yang akan dibangun (misalnya logic akuntansi), developer juga harus membuat kode-kode untuk meniru tampilan desktop. Sebagian developer melihat permasalahan tersebut dan menyediakan solusinya. Mereka menyediakan berbagai framework dan library yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi webtop. Solusi tersebut terbukti dapat mempercepat pembangunan aplikasi.
                Kini sebagian developer bahkan melakukan terobosan lebih jauh lagi. Mereka menyediakan solusi yang dinamakan WebOS. Secara teknis, WebOS adalah sebuah desktop environment yang berjalan di atas web. WebOS dapat diartikan sebagai “sistem operasi” yang berjalan di atas web browser. Tentunya, WebOS bukanlah sebuah sistem operasi yang sebenarnya. WebOS hanyalah meniru tampilan, look-and-feel, dan beberapa fitur yang biasanya ditemukan pada sebuah sistem operasi. WebOS terbukti dapat membuat pembangunan aplikasi web menjadi jauh lebih cepat. Pada tulisan mendatang, kita akan membahas lebih jauh mengenai apa itu WebOS.
                Dalam rekayasa perangkat lunak, suatu aplikasi web adalah suatu aplikasi yang diakses menggunakan penjelajah web melalui suatu jaringan internet atau intranet. Ia juga merupakan suatu aplikasi perangkat lunak komputer yang dikodekan dalam bahasa yang didukung penjelajah web (seperti HTML, JavaScript, AJAX, Java, dll) dan bergantung pada penjelajah tersebut untuk menampilkan aplikasi. seperti
                Aplikasi web menjadi populer karena kemudahan tersedianya aplikasi klien untuk mengaksesnya, penjelajah web, yang kadang disebut sebagai suatu thin client (klien tipis). Kemampuan untuk memperbarui dan memelihara aplikasi web tanpa harus mendistribusikan dan menginstalasi perangkat lunak pada kemungkinan ribuan komputer klien merupakan alasan kunci popularitasnya. Aplikasi web yang umum misalnya webmail, toko ritel daring, lelang daring, wiki, papan diskusi, weblog, serta MMORPG.
Beberapa keuntungan yang akan di dapat jika suatu perusahaan menggunakan aplilkasi website:
  • Apikasi web mudah dan murah untuk dibuat dan diterapkan. Dengan aplikasi web, suatu perusahaan dapat menghemat biaya department IT terutama pada saat melakukan installasi software pada masing-masing komputer user. Dengan aplikasi web, semua user tersebut hanya memerlukan sebuah komputer dengan browser web dan koneksi internet.
  • Aplikasi web mudah dan tidak mahal dalam melakukan upgrade. Biaya perawatan untuk software biasanya memerlukan dana yang cukup besar. Karena melakukan upgrade pada suatu software yang ada sama dengan melakukan dengan installasi aplikasi baru, keuntungan aplikasi website seperti yang disebutkan di atas. Selama aplikasi pada web mesin server dilakukan upgrade, semua orang akan mendapatkan versi yang baru.
  • Aplikasi web sangat fleksibel dalam hal kebutuhan end user. Cukup dengan melakukan installasi dan setup aplikasi web pada web server – dan beberapa operating system modern akan melakukannya – dan anda dapat menggunakannya melalui internet/intranet dalam berbagai mesin, seperti Mac, Windows, atau Linux dan lain-lain. Jika aplikasi tersebut dibangun dengan sesuai standard, maka akan berjalan dengan baik pada semua browser web modern, seperti internet explorer, Mozilla Firefox, Opera, google chrome atau Safari.
  • Aplikasi web lebih mudah jika kita mempunyai data penyimpanan terpusat. Ketika kita mempunyai beberapa lokasi yang membutuhkan akses pada data yang sama, mempunyai semua data terpusat pada satu tempat akan lebih mudah daripada mempunyai data terpisah di beberapa lokasi. Hal ini akan menghindarkan dari pengoperasian sinkronisasi data yang potensial dan resiko keamanan yang relatif sedikit.

TEKNOLOGI DALAM WEBSITE

Teknologi dalam WEB

Dalam membuat website sederhana maupun yang eksklusif (mahal), tentunya akan menggunakan tools yang bisa digunakan untuk mendesain web, baik yang di-install di komputer lokal atau di server. Tool yang digunakan sebernarnya tergantung dari jenis website yang akan dibuat. Misalnya website yang kaya fitur animasi, maka aplikasi Adobe Flash akan dilibatkan dalam pembuatan website tersebut. Jika anda ingin membuat website yang selalu di-update secara berkala, maka diperlukan bahasa pemrograman seperti PHP dan ASP yang dikolaborasikan dengan database. 
 
Masing-masing teknologi pembuatan website tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Tentu saja, jika semuanya digabungkan akan menghasilkan hasil akhir yang memuaskan. Teknologi – teknologi tersebut adalah

1. HTML

HTML (Hyper Text Markup Language) adalah bahasa pemrograman utama dalam pembuatan website, keterlibatan HTML tetap diperlukan walaupun website yang dibuat full flash. Dalam prakteknya, hanya segelintir web designer saja yang benar-benar membuat website murni dengan full coding (HTML). Selain karena prosesnya yang bisa memakan waktu yang lama, ternyata faktor kemampuan dalam penguasaan HTML yang minim juga menjadi penyebab. Hal lain mungkin karena tidak terbiasa dengan HTML. Para web designer yang tidak terbiasa dengan coding lebih sering menggunakan web editor (WYSIWYG), ketimbang murni dengan melakukan coding. Padahal, kalau terbiasa menggunakan coding maka kita akan memahami struktur web yang dibuat, memahami bagaimana agar konten HTML bisa di-render oleh browser dengan baik, dan masih banyak lagi. Namun, apapun itu tetap saja memiliki tujuan yang sam untuk menghasilkan website yang lebih baik. Tidak ada jaminan sebuah web dengan murni coding hasilnya baik, dan tidak ada jaminan pula website yang dibuat dengan bantuan web editor hasilnya baik. Yang paling penting adalah bagaimana webmaster itu meracik sebuah website yang diterima masyarakat.
Referensi Online untuk mempelajari HTML:
• http://html.net
• http://www.w3schools.com/html/default.asp
• http://davesite.com/webstation/html

2. JavaScript

Bahasa pemrograman JavaScript biasanya digunakan untuk hal-hal tertentu dalam sebuah website, misalnya saja untuk membuat validasi pada form pendaftaran, form login, buku tamu (guest book), animasi sederhana (bukan Flash), dan pengaturan-pengaturan lainnya. Kemampuan seorang web designer dalam JavaScript sangat terbatas. Biasanya, hal ini diserahkan kepada seorang programmer yang memang terbiasa bergelut dengan coding. Tetapi tidak menutup kemungkinan web designer juga menguasai JavaScript.
Referensi Online untuk mempelajari JavaScript:
• http://learn-javascript-tutorial.com
• http://javascript.about.com
• http://www.w3schools.com/js/default.asp

3. PHP

PHP adalah bahasa pemrograman server side yang sudah banyak digunakan pada saat ini, terutama untuk pembuatan website dinamis. Untuk hal-hal tertentu dalam pembuatan web, bahasa pemrograman PHP memang diperlukan, misalnya saja untuk memproses data yang dikirimkan oleh pengunjung web. Contoh nyata adalah penggunaannya untuk buku tamu, halaman login, dan sebagainya. Agar bisa berjalan dengan baik, maka PHP harus dikolaborasikan dengan database engine, seperti MySQL, PostgreSQL, dan lainnya. Selain kita bisa menggunakan PHP untuk website yang dibuat, ada juga beberapa aplikasi open source yang menggunakan pemrograman PHP secara penuh. Contohnya adalah aplikasi CMS (Content Management System), seperti PostNuke, Joomla, Mambo, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk aplikasi forum, contohnya adalah phpBB, SMF (Simple Machine Forum), dan lainnya.

Beberapa kelebihan PHP, diantaranya adalah:
• PHP bisa digunakan untuk membuat website dinamis, contohnya website yang berbasis CMS.
• PHP bisa berjalan di server web mana saja (Apache, IIS, dan lainnnya), dengan konfigurais yang mudah.
• PHP adalah termasuk bahasa pemrograman yang mudah.
Seorang web desainer tentunya tidak harus menguasai berbagai bahasa pemrograman. Jika tidak bisa melakukannya, anda bisa menyuruh seorang programmer untuk membantu proyek yang sedang dibuat.
Referensi Online untuk mempelajari PHP:
• http://www.learnphp.org
• http://phpbuddy.com
• http://php-scripts.com
• http://www.w3schools.com/php/default.asp

4. ASP

ASP atau Active Server Pages adalah bahasa pemrograman lingkungan aplikasi terbuka (open application environment) berjenis server side untuk membangun aplikasi web (Internet). Lingkungan aplikasi terbuka maksudnya bahwa menggunakan ASP, halaman-halaman HTML, script, dan komponen ActiveX bisa dikombinasikan menjadi satu untuk membangun sebuah aplikasi web.

Bahasa pemrograman ASP diciptakan oleh Microsoft untuk menjawab tantangan pemrograman web dinamis, dimana isi dari sebuah situs dapat diprogram untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Tidak seperti HTML yang hanya menampilkan isi yang statis, ASP mampu menampilkan isi halaman yang berbeda sesuai dengan tujuan pemrogramannya. ASP telah mencapai versi 3.0 yang berjalan pada platfom Windows 2000 Professional atau Server. Versi sebelumnya, yaitu versi ASP 2.0 dapat berjalan pada platform lain seperti Linux, Solaris, OS/2, dan Novell. Saat ini, Microsoft sedang merancang kelanjutan dari ASP 3.0, yaitu ASP+ yang berjalan pada Windows .NET Framework. Bahasa ASP murni Object Oriented Programming (OOP). Struktur bahasanya sama dengan bahasa Visual Basic (VB) yang mudah dimengerti karena sintaksnya menggunakan bahasa Inggris.

Seperti yang kita ketahui, bahwa Visual Basic (VB) adalah bahasa pemrograman yang paling mudah dimengerti dan dipelajari dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. Oleh karena itu, ASP sangat mudah dipelajari oleh para pemula sekalipun untuk membuat aplikasi web, disamping keandalan dan kelengkapan fasilitasnya.
Referensi Online untuk mempelajari ASP:
• http://www.w3schools.com/asp/default.asp
• http://www.asp.net/get-started

5. CSS

CSS atau Cascading Style Sheet secara sederhana adalah sebuah metode yang digunakan untuk mempersingkat penulisan tag HTML, seperti font, color, text, tabel; menjadi lebih ringkas, sehingga tidak terjadi pengulangan penulisan. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokument. Dengan adanya CSS, memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi Internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C, pada tahun 1996. Untuk saat ini terdapat 3 versi CSS, yaitu CSS 1, CSS 2, dan CSS3. CSS 1 dikembangkan berpusat pada formating dokumen HTML, CSS 2 dikembangkan untuk bisa memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen supaya bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS 3 sedang dikembangkan. Selain itu, CSS 2 menentukan penentuan posisi content, downloadable, font, table layout, dan media type untuk printer. Kehadiran versi CSS 2 diharapkan lebih baik dari versi yang pertama, begitu juga dengan CSS 3. Browser Netscape versi 4x ke atas dan IE 4x ke atas sudah mendukung CSS 1 dengan baik.
Referensi Online untuk mempelajari CSS:
• http://learn-css-tutorial.com
• http://csseasy.com
• http://www.w3schools.com/css/default.asp

6. Adobe Photoshop

Aplikasi yang satu ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal meng-edit gambar, baik untuk keperluan desain grafis maupun untuk pembuatan web. Banyak sekali aplikasi image editing yang bisa digunakan, tetapi belum ada yang bisa menandingi kemampuan Adobe Photoshop, sampai saat ini. Peranan – peranan Adobe photoshop adalah 

6.1 Button
Jika anda mengunjungi sebuah website, mungkin anda pernah melihat sebuah tombol dengan desain, bentuk, dan warna yang menarik. Untuk merealisasikan hal tersebut, anda bisa menggunakan Photoshop untuk malkukannya. Gambar 2 adalah contoh bentuk button yang bisa dibuat dengan Photoshop.


Gambar atau foto yang akan dijadikan sumber konten pada situs sebaiknya di-edit terlebih dahulu, terutama jika sumber gambar tersebut diambil dari hasil scanning atau jika kualitas gambar yang buruk. Perbaikan tersebut utamanya untuk hal-hal yang penting dalam situs, misalnya logo dan foto perusahaan, agar nantinya terlihat lebih menarik tampilannya.

6.3 Image Slice

Photoshop juga memiliki kemampuan untuk men-slice gambar, sehingga ukuran gambar bisa dipecah-pecah sesuai keinginan. Dengan demikian proses rendering di HTML bisa lebih cepat. Selain itu, kita juga bisa membuat link atau hover secara langsung menggunakan Photoshop.
Referensi Online untuk mempelajari Adobe Photoshop:
• http://photoshopnewbies.com
• http://photoshopsupport.com
• http://photoshopessentials.com

7. Adobe Dreamweaver

Bagi seorang programmer atau mungkin webmaster tingkat wahid membuat web dengan coding adalah hal yang sudah biasa dilakukan, tetapi bagi anda yang mengalami kesulitan dalam hal coding maka bisa menggunakan program web editor atau yang lebih dikenal dengan nama WYSIWYG (What You See Is What You Get). Dengan menggunakan program web editor, maka akan memudahkan anda dalam membuat website, sebab kita tidak perlu bersusah payah membuat sintaks-sintaks yang membuat pusing tujuh keliling dan visualnya bisa kita lihat secara langsung. Program web editor ada banyak sekali yang bisa kita gunakan, misalnya MS Front Page, Adobe GoLive, dan Adobe Dreamweaver. Salah satu web editor yang paling banyak digunakan adalah Adobe Dreamweaver. Dulunya aplikasi ini dimiliki oleh perusahaan Macromedia Inc. Namun, setelah diakuisisi oleh Adobe, embel-embel nama Macromedia dihilangkan dan kini menjadi Adobe Dreamweaver.
Referensi online untuk mempelajari Dreamweaver:
• http://entheosweb.com/dreamweaver/default.asp
• http://www.thesitewizard.com/gettingstarted/dreamweaver1.shtml

8. Adobe Flash

Tidak afdol rasanya jika website yang dibuat tidak disisipkan animasi di dalamnya, terutama untuk website-website komersil dan website-website hiburan. Dengan demikian, situs-situs tersebut terlihat lebih hidup dan dinamis. Flash umumnya digunakan hanya untuk menciptakan banner (iklan) yang dibuat dalam berbagai ukuran, tetapi ada juga beberapa situs yang dibuat secara keseluruhan dengan menggunakan Flash (full flash), contohnya seperti gambar dibawah.


Referensi online untuk mempelajari Adobe Flash:
• http://learnflash.com
• http://cartoonsmart.com
• http://echoecho.com/flash.htm
• http://www.w3schools.com/flash/default.asp

9. CMS

CMS atau Content Management System adalah sebuah engine web yang digunakan untuk memudahkan dalam pengaturan situs; baik untuk menambahkan, mengedit, atau menghapus konten dengan cara yang mudah. CMS sangat bermanfaat karena memberikan usability (kemudahan) dalam mengelola konten. Setiap ada perubahan, maka anda tidak perlu merombak file yang bersangkutan, karena semuanya sudah diatur dari menu admin.

CMS sangat mudah diimplementasikan, baik untuk platform Linux maupun Windows. Penggunaan CMS juga sangat beragam, mulai dari website perusahaan, portal komunitas, e-commerce, organisasi, galeri foto, bisnis online, website pribadi, dan sebagainya. Beberapa contoh CMS yang bisa digunakan antara lain Joomla, Mambo, Post Nuke, phpBB, dan sebagainya. Semua CMS yang ada memang memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada beberapa CMS yang bisa anda modifikasi, seperti menambahkan modul atau plugin tertentu.

Salah satu CMS yang paling banyak digunakan adalah WordPress, Joomla, dan Mambo. Ketiganya merupakan aplikasi yang banyak digunakan untuk membuat website yang berbasis konten. Selain itu, ketiganya juga telah mendapatkan banyak penghargaan sebagai Best Open Source Software.
Referensi online untuk mempelajari WordPress, Joomla, dan Mambo:
• http://codex.wordpress.org/New_To_WordPress_-_Where_to_Start
• http://docs.joomla.org/Beginners
• http://forum.mamboserver.com

10. Web Server

Web Server adalah media yang digunakan untuk menjalankan skrip-skrip yang sudah dibuat dan digunakan pula untuk meletakkan file-file.
Beberapa web server yang biasa digunakan, antara lain:

10.1 PWS atau Personal Web Server adalah web server yang berjalan di Windows 98. PWS berguna untuk meng-upload file-file website yang sudah dibuat, agar nantinya bisa ditampilkan di awan/Internet (cloud).

10.2 IIS atau Information Internet Service adalah web server yang berjalan di Windows 2000 dan 2003. Fungsinya adalah untuk me-manage domain, sub-domain, web, dan fungsi-fungsi lainnya.

10.3 Apache adalah web server bawaan paltform Linux, tetapi bisa berjalan juga di Windows. Fungsinya yaitu untuk mengeksekusi skrip pada website yang dibuat aga bisa ditampilkan di web browser. Untuk mendapatkan web server Apache, anda bisa men-download-nya melalui alamat http://www.apache.org/dyn/closer.cgi.
Referensi online untuk mempelajari Apache:
• http://higherpass.com/apache/tutorials
• http://www.faqs.org/docs/Linux-HOWTO/Apache-Overview-HOWTO.html
• http://freeos.com/articles/4446

11. Ajax

Ajax atau Asynchronous JavaScript and XMLHTTP adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web yang interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web server, melakukan pertukaran data dengan web server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali pengguna melakukan perubahan.
Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability. Ajax merupakan kompbinasi dari DOM yang diakses dengan client-side scripting laguage, seperti VBScript dan implementasi ECMAScript, seperti JavaScript dan JScript, untuk menampilkan secara dinamis dan berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan.

Objek XMLHTTP dari Microsoft atau XMLHttpRequest yang lebih umum diimplementasikan pada beberapa browser. Objek ini berguna sebagai kendaraan pertukaran data asinkronous dengan web server. Pada beberapa framework AJAX, elemen HTML iFrame lebih dipilih daripada XMLHTTP atau XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.
XML umunya digunakan sebagai dokument transfer, walaupun format lain juga memungkinkan, seperti HTML atau plain text. XML dianjurkan dalam pemakaian teknik Ajax karena kemudahan akses penanganannya dengan memakain DOM.
Referensi online untuk mempelajari Ajax:
• http://www.ajaxwith.com
• http://www.quickonlinetips.com/archives/2006/07/learn-ajax-programming-free-online-courses
• http://learn-ajax-tutorial.com
• http://www.w3schools.com/ajax/default.asp

12. Database

Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistemastis dan isinya bisa diperbarui lagi. Database dalam sebuah web biasanya akan dieksekusi karena adanya kerjasama dengan bahasa pemrograman, seperti PHP dengan MySQL. Aplikasi database ada yang bersifat komersial (dijual), ada juga yang memang free alias gratis. Untuk aplikasi database komersial, contohnya Oracle, Microsoft SQL Server, Sybase, dan lainnya. Sedangkan untuk non-komersil diantaranya MySQL, PostgeSQL, dan Firebird.

13. Forum

Forum adalah sebuah sarana yang digunakan untuk berdiskusi mengenal suatu topik tertentu, seperti masalah komputer, hobi, buku, makanan, website, hacking, cinta, persahabatan, dan masih banyak lagi. Forum biasanya memiliki aturan-aturan tertentu yang harus dipatuhi, seperti harus melakukan registrasi terlebih dahulu untuk menggunakan forum tersebut, dan lainnya. Untuk membangun sebauh forum, biasanya digunakan engine khusus untuk forum, seperti phpBB, SMF (Simple Machine Forum), VBulettin, dan lainnya. Pengelola forum biasanya tidak 1 orang, butuh banyak orang. Salah satu contoh forum yang menarik adalah anda pasti sudah tahu sendiri, kaskus.us.

PERKEMBANGAN WEBSITE

Perkembangan Web

Web merupakan teknologi yang mempercepat akselerasi peradaban manusia. Web merupakan penghubung segala umat manusia di dunia tanpa harus bertemu langsung. Berbagai web menyediakan beribu macam informasi yang dapat diakses secara langsung dan gratis. Pengetahuan berkembang dengan cepat melalui jalur web hal ini karena manusia mampu mengakses informasi, menggabungkan, dan kemudian menciptakan inovasi-inovasi baik dari sosial maupun teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia. Arsitektur web ini pertama kali dikembangan untuk tujuan militer dalam proyek yang dinamakan DARPA yang menghubungkan komputer pertama kali . Perkembangan ini kemudian dilanjutkan oleh Tim Berners-Lee dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan memperkenalkan apa yang disebut sebagai situs web. Pengembangan WEB ini sampai sekarang terus berlanjut dan melahirkan berbagai generasi web. Generasi web ini juga sebenarnya hanya sebagai standar tingkat penggunaan web saja.

Perkembangan WEB dibagi menjadi sampai sekarang di bagi menjadi tiga jenis yaitu :


 WEB 1.0
Standar WEB 1.0 merupakan bentuk WEB yang paling awal. Hal yang disajikan dalam web ini masih bersifat statis dan cenderung hanya bersifat informatif.

 WEB 2.0
Dalam standar WEB 2.0, WEB sudah merupakan ajang interaksi antar sesama pengguna misalnya blog pribadi, friendster, multiply dan lain sebagainya. Bentuk yang menjadi khas pada generasi ini adalah WEB bukannya hanya merupakan sumber bacaan dan mencari informasi namun juga sebagai bagian dari interaksi sosial.

 WEB 3.0
Generasi terakhir yang masih menjadi bahan pembicaraan sampai sekarang adalah mengenai WEB 3.0. Definisi dari WEB 3.0 pun masih banyak diperdebatkan. Berbagai macam definisibanyak disajikan oleh berbagai pakar. Jika kita mengacu ke Tim berners Lee maka WEB 3.0 Adalah “People keep asking what Web 3.0 is. I think maybe when you've got an overlay of scalable vector graphics - everything rippling and folding and looking misty - on Web 2.0 and access to a web semantik integrated across a huge space of data, you'll have access to an unbelievable data resource.”

Mengembangkan, dan menerapkan mengakhiri untuk mengakhiri aplikasi web 2.0 terbukti menggunakan model-view-controller (MVC) dan bentuk pola pengolahan. Siswa program Web 2.0 front-end menggunakan JavaScript, Ajax, JavaScript Ext Perpustakaan JS, CSS, dan HTML untuk memberikan pengalaman pengguna yang kaya. Di sisi server, Jawa MVC pola yang digunakan untuk menulis logika aplikasi dan kontrol. Pada akhir-belakang, para siswa memodifikasi kode yang memanfaatkan Java Persistence API (JPA) dan versi modern dari Enterprise JavaBean (EJB 3.0) untuk mempertahankan data dalam database. Belajarlah untuk mengembangkan aplikasi web kualitas 2,0, ujung ke ujung, di atas database perusahaan.
Dari Tahun Ke tahun Perkembangan Web Terus Menjadi Sorotan Penting Bagi Para Pengembang Dunia Web.Agar Manusia Dapat Mendekati Puncak Perdaban dari Teknologi.Sun Java Microsystem Merupakan Sebuah Perusahaan Yang Sangat Berjasa Dalam Bidang Web.Mengapa Saya Mengatakan Seperti Itu ? Jawabannya Sangat Singkat Yaitu "JAVA".Bahasa Pemrogram Yang Sangat Populer ini Sangatlah Prak
Sun Java Microsystem baru Meluncurkan Produk Terbarunya Yaitu JAva NetBens 6.8 Di sini,Kita dapat Melihat Sebuah Masa Depan Dari Perkembangan Web.Di tahun 2010 ini Web Merupakan Suatu Trend masa kini.Hampir Semua orang Memiliki Blog dan Website Sendiri Dari Hal ini Kita dapat menyimpulkan bahwa Web Merupakan Suatu Media Perantara Yang Sangat Penting.Java Sudah Menjawab Hampir Seluruh Pertanyaan Dari PErkembangan Web."(With Java we can do anything)"Kalimat ini Merupakan Suatu Apresiasi Dari Diri Saya Karena Sudah Menggunakan Java dan saya Sudah Merasakan Fitur-Fiturnya yang Cangih dan Sangat Lengkap.

Dunia Web bloging Sekarang Sudah banyak Diminati Oleh Sebagian Besar Penduduk Indonesia Karen Dapat Memudahkan Mereka Untuk Melakukan Apa Saja.Contohnya Seperti Menjadikan Web Sebagai Media Untuk Berjualan,Sebagai Catatan Harian,Berbagi Informasi dst.Jasa Pembuatan web Di saat ini Sudah Semakin Banyak dan Peminatnya juga Semakin banyak dari segi ini kita dapat Memprediksi bahwa Web Merupakan Suatu Kebutuhan Primer Di dunia Internet,Web juga Sudah Banyak Digunakan Di Kampus-Kampus Untuk Menunjang Sistem Pembelajaran Bagi Mahasiswanya Agar Mahasiswa Tidak Ketinggalan Materi Yang Di sampaikan Oleh Dosen.

JAVA SE Dekstop Edition yang dikeluarkan oleh Sun Java Microsistem Merupakan teknologi Java Web Start yang bekerja Hanya Dengan Satu Klik Saja aplikasi ini Sangat Membantu kita untuk Mengembangkan Kembali Web Yang Ingin Kita Racang.aplikasi ini mengapresiasikan sebuah teknologi yang praktis dan Mudah,serta memiliki Fitur Untuk Meningkatkan kinerja Browser yang kita miliki untuk menjalankan hanya dengan Mengintals JRE (Java Runtime).

PERANGKAT LUNAK SISTEM DAN JENIS – JENIS WEBSITE


Perangkat Lunak Sistem
                Perangkat Lunak sistem, Ada berbagai sistem perangkat lunak, seperti ANSI C servlet , Java Server Pages (JSP), di PHP , Perl dan python bahasa pemrograman , ASP.NET , Active Server Pages (ASP), YUMA dan ColdFusion (CFML) yang tersedia untuk menghasilkan sistem web dinamis dan situs dinamis. Situs juga mungkin berisi konten yang diambil dari satu atau lebih database atau dengan menggunakan XML berbasis teknologi-seperti RSS . konten statis juga bisa dihasilkan secara dinamis baik secara periodik, atau jika kondisi tertentu untuk regenerasi terjadi (cache) untuk menghindari hilangnya kinerja memulai mesin dinamis pada pengguna per atau dasar per-sambungan. Plug-in yang tersedia untuk memperluas fitur dan kemampuan browser web, yang menggunakan mereka untuk menampilkan konten aktif, seperti Microsoft Silverlight , Adobe Flash , Adobe Shockwave atau applets yang ditulis dalam Java . Dynamic HTML juga menyediakan untuk interaktivitas pengguna dan elemen realtime update dalam halaman web (yaitu, halaman tidak harus dimuat atau reloaded untuk efek setiap perubahan), terutama dengan menggunakan Document Object Model (DOM) dan JavaScript , dukungan yang built-in ke web browser paling modern. Turning website menjadi sumber pendapatan adalah praktek umum untuk web developer dan pemilik situs web.

Jenis – jenis WEB
                Dari ratusan juta situs internet dapat dikelompokkan kedalam beberapa jenis. Pertumbuhan teknologi browser yang begitu cepat membuat jenis - jenis situs internet terus bertambah / berkembang. Jenis – jenis web sekarang sangat bervariasi. Kalau dulu hanya ada satu jenis website saja, yaitu sebagai tempat untuk menyebar informasi, kini sudah bermacam – macam. Namun 2 kategori utama dari jenis website digolongkan menjadi, yaitu :

             
                  Website statis, merupakan website yang dapat membuat halaman bebas yang saling berkaitan satu sama lain dengan sebuah web editor HTML (atau WYSIWYG). Dengan cara inilah dahulu semua orang membangun sebuah website. Kesulitan - kesulitan yang dialami oleh banyak pendiri website, akhirnya para pakar membuat website dinamis. Namun sepertinya jenis website statis telah menjadi usang, kecuali jika Anda hanya memiliki beberapa halaman. Dengan banyak sistem manajemen konten atau biasa di sebut CMS gratis yang tersedia, lebih mudah untuk pemula untuk membuat website tanpa pengetahuan coding sama sekali.  Sebuah Website statik, adalah salah satu bentuk website yang isi di dalam website tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala, dan biasanya di maintain secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan software editor. Ada 3 tipe kategori software editor yang biasa dipakai untuk tujuan maintaining ini, mereka adalah :

1.       Elemen 1 Penyunting teks. Contohnya adalah Notepad atau TextEdit, dimana HTML diubah di dalam program editor tersebut.
2.       Elemen 2 WYSIWYG editor. Contohnya Microsoft Frontpage dan Macromedia Dreamweaver, dimana situs di edit menggunakan GUI (Graphical User Interface) dan format HTML ini secara otomatis di generate oleh editor ini.
3.       Elemen 3 Editor yang sudah memiliki templat, contohnya Rapidweaver dan iWeb, dimana, editor ini membolehkan user untuk membuat dan mengupdate websitenya langsung ke server web secara cepat, tanpa harus mengetahui apapun tentang HTML. Mereka dapat memilih templat yang sesuai dengan keinginan mereka, menambah gambar atau obyek, mengisinya dengan tulisan, dan dengan sekejap mereka sudah dapat membuat situs web tanpa harus melihat sama sekali kode-kode HTML.
                Jenis website dinamis biasanya merupakan sebuah website yang terhubung ke database sehingga Anda dapat dengan mudah menyimpan dan menarik informasi dengan cara yang terorganisir dan terstruktur. WordPress dan Joomla adalah website dinamis. Sebagian besar informasi yang Anda tambahkan ke WordPress atau area administrator Joomla akan disimpan dalam database dan akan dihuni pada frontend situs Anda – secara otomatis. Sebuah website dynamic adalah website yang secara berkala, informasi di dalamnya berubah, atau website ini bisa berhubungan dengan user dengan berbagai macam cara atau metode (HTTP cookies atau Variabel Database, sejarah kunjungan, variabel sesi dan lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi langsung menggunakan form dan pergerakan mouse. Ketika web server menerima permintaan dari user untuk memberikan halaman tertentu, maka halaman tersebut akan secara otomatis di ambil dari media penyimpanan sebagai respon dari permintaan yang diminta oleh user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog yang sedang berlangsung diantara dua user, memantau perubahan situasi, atau menyediakan informasi yang berkaitan dengan sang user.

                Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa diantaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasuk di dalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis juga secara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.
                Sekarang di bawah kategori utama dari sebuah website statis atau dinamis ada lebih spesifik jenis website yang dapat dibuat. Ketika meninjau daftar ini, membuat catatan bahwa situs masa depan  dapat menjadi kombinasi dari beberapa jenis. Berbagai website tersebut adalah :
Ø  Website : untuk menyebar informasi kepada pembaca dan pengunjungnya. Website banyak digunakan oleh perusahaan, instansi, organisasi, meskipun ada juga perorangan.

Ø  Blog : untuk menyampaikan informasi yang bersifat pribadi, sehingga biasanya digunakan oleh perorangan. Meskipun sekarang banyak juga perusahaan  dan institusi yang menggunakan blog, karena lebih interaktif dibandingkan website. Banyak blogger menggunakan blog seperti bagian redaksi sebuah surat kabar untuk mengekspresikan ide mereka pada apa pun mulai dari politik sampai agama.

Ø  Forum : adalah situs yang digunakan untuk berbincang – bincang mengenai berbagai topic yang sudah dikelompokkan tempatnya. Pengunjung atau peserta biasanya harus mendaftarkan diri terlebih dahulu.

Ø  Pencari : merupakan situs yang digunakan untuk mencari informasi dengan cara tertentu. Contohnya adalah Google dan Yahoo, meskipun sekarang muncul juga Bing (Microsoft) dan Wolfram Alfa.

Ø  Wiki : yaitu situs yang digunakan untuk menyimpan berbagai entri seperti kamus atau ensiklopedia. Pengunjung dapat mencari keterangan tentang satu istilah, nama, atau topic secara lengkap.

Ø  Penyimpan file : adalah situs yang ditujukan untuk menyimpan berbagai file dalam ukuran besar, sehingga cocok dipakai sebagai back up. Kapasitas yang disediakan cukup besar, antara 5 hingga 25 GB dan gratis, meskipun yang berbayar akan lebih banyak lagi fasilitas dan kapasitasnya. Misalnya RapidShare, HotFile, 4Shared, Ziddu, dan Google.

Ø  Email : merupakan situs untuk berkomunikasi melalui email, kebanyakan bersifat gratis.

Ø  Jejaring social : situs yang ditujukan untuk berkomunikasi secara sederhana, cepat, dan massif. Contohnya adalah facebook, twitter, friendster, dan yahoo.

Ø  Electronic Commerce (e-commerce) situs : merupakan sebuah situs yang menawarkan barang dan jasa penjualan online dan transaksi online yang memungkinkan untuk penjualan tersebut.

Ø  Situs Pemerintahan : sebuah situs web yang dibuat oleh departemen, daerah, Negara atau pemerintah nasional suatu Negara. Biasanya situs ini juga mengoperasikan situs web yang dimaksudkan untuk menginformasikan wisatawan atau pariwisata dukungan.

Minggu, 03 April 2011

MEDIA PENYIMPANAN

Media Penyimpanan Data

Kebutuhan akan memori utama saja untuk menyimpan data tidak mencukupi maka diperlukan media tambahan untuk menyimpan data yang lebih besar dan dapat dibawa kemana – mana. Tetapi dengan semakin besarnya peralatan penyimpanan maka dengan sendirinya akan mempengaruhi waktu pemrosesan data. Berikut adalah beberapa media penyimpanan, yaitu :
1. Magnetik Disk
Disk adalah piringan bundar yang terbuat dari bahan tertentu (logam atau plastic) dengan permukaan dilapisi bahan yang dapat di magnetisasi. Mekanisme baca / tulis menggunakan kepala baca atau tulis yang disebut head, yang merupakan komparan pengkonduksi (conducting coil). Desain fisiknya, head bersifat stasioner sedangkan piringan disk berputar sesuai controlnya.

Berdasarkan metode layout, disk terdiri dari :
 Constant angular velocity
 Multiple zoned recording

Berdasarkan gerakan head, disk terdiri dari :
 Fixed head (satu per track)
 Movable head (satu per surface)


Berdasarkan portabilitas disk, disk terdiri dari :
 Nonremovable disk (disk yang tetap)
 Removable disk (disk yang dapat dipindah)
Berdasarkan sides (muka sisi), disk terdiri dari :
 Single-sided
 Double-sided
Berdasarkan platters (jumlah piringan), disk terdiri dari :
 Single-platter
 Multiple-platter
Berdasarkan mekanisme head, disk terdiri dari :
 Contact (head yang menyentuh disk), con : floppy disk
 Fixed gap
 Aerodynamic gap (Winchester)
Disk drive beroperasi dengan kecepatan konstan. Untuk dapat membaca dan menulis, head harus berada pada track yang diinginkan dan pada awal sectornya. Diperlukan waktu untuk mencapai track yang diinginkan, waktu yang diperlukan disebut aebagai seek time. Apabila track sudah didapatkan maka diperlukan waktu sampai sector yang bersangkutan berputar sesuai dengan headnya, yang disebut rotational latency. Jumlah seek time dan rotational latency disebut dengan access time. Dengan kata lain, access time adalah waktu yang diperlukan disk untuk berada pada posisi siap membaca atau menulis.
1.1. Floppy Disk (disket)

Dengan berkembangnya komputer pribadi maka diperlukan media untuk mendistribusikan software maupun pertukaran data. Solusinya ditemukannya disket atau floppy disk oleh IBM. Karakteristik disket adalah head menyentuh permukaan disk saat membaca ataupun menulis. Hal ini menyebabkan disket tidak tahan lama dan sering rusak. Untuk mengurangi kerusakan atau aus pada disket, dibuat mekanisme penarikan head dan menghentikan rotasi disk ketika head tidak melakukan operasi baca dan tulis. Namun akibatnya waktu akses disket cukup lama.


1.2. IDE Disk (Harddisk)
Teknologi yang berkembang pesat menjadikan pengontrol disk yang sebelumnya terpisah menjadi satu paket terintegrasi, diawali dengan teknologi drive IDE (Integrated Drive Electronics) pada tengah tahun 1980. Teknologi saat itu IDE hanya mampu menangani disk berkapasitas maksimal 528 MB dan mengontrol 2 disk. Harddisk ini memiliki 4 head, 306 silinder dan 17 sektor per track, dicontrol oleh pengontrol disk Xebec pada sebuah kartu plug-in.
Seiring kebutuhan memori, berkembang teknologi yang mampu menangani disk berkapasitas besar. IDE berkembang menjadi EIDE (Extended Integrated Drive Electronics) yang mampu menangani harddisk lebih dari 528 MB dan mendukung pengalamatan LBA (Logical Block Addressing), yaitu metode pangalamatan yang hanya memberi nomer pada sektor – sector mulai dari 0 hingga maksimal 224-1. Metode ini mengharuskan pengontrol mampu mengkonversi alamat – alamat LBA menjadi alamat head, sektor dan silinder. Peningkatan kinerja lainnya adalah kecepatan tranfer yang lebih tinggi, mampu mengontrol 4 disk, mampu mengontrol drive CD-ROM.

1.3. SCSI Disk (Harddisk)

Disk SCSI (Small Computer System Interface) mirip dengan IDE dalam hal organisasi pengalamatannya. Perbedaannya pada piranti antarmukanya yang mampu mentransfer data dalam kecepatan tinggi. Karena kecepatan transfernya tinggi, disk ini merupakan standar bagi komputer UNIX dari Sun Microsystem, HP, SGI, Machintos, Intel terutama komputer – komputer server jaringan, dan vendor – vendor lainnya. SCSI sebenarnya lebih dari sekedar piranti antarmuka harddisk. SCSI adalah sebuah bus karena SCSI mampu sebagai pengontrol hingga 7 peralatan seperti: harddisk, CD ROM, rekorder CD, scanner dan peralatan lainnya. Masing – masing peralatan memiliki ID unik sebagai media pengenalan oleh SCSI.

2. RAID

Masalah utama system memori adalah mengimbangi laju kecepatan CPU. Beberapa teknologi dicoba dan dikembangkan, diantaranya menggunakan konsep akses parallel pada disk. RAID (Redundancy Array of Independent Disk) merupakan organisasi disk memori yang mampu menangani beberapa disk dengan sistem akses paralel dan redudansi ditambahkan untuk meningkatkan reliabilitas. Karena kerja paralel inilah dihasilkan resultan kecepatan disk yang lebih cepat. Teknologi database sangatlah penting dalam model disk ini karena pengontrol disk harus mendistribusikan data pada sejumlah disk dan juga membacaan kembali. Karakteristik umum disk RAID :
 RAID adalah sekumpulan disk drive yang dianggap sebagai system tunggal disk.
 Data didistribusikan ke drive fisik array.
 Kapasitas redudant disk digunakan untuk menyimpan informasi paritas, yang menjamin recoverability data ketika terjadi masalah atau kegagalan disk.
Jadi RAID merupakan salah satu jawaban masalah kesenjangan kecepatan disk memori dengan CPU dengan cara menggantikan disk berkapasitas besar dengan sejumlah disk – disk berkapasitas kecil dan mendistribusikan data pada disk – disk tersebut sedemikian rupa sehingga nantinya dapat dibaca kembali.

3. Optical Disk
Pada tahun 1980, Philips dan Sony mengembangkan CD (Compact Disk). Detail teknis produk ini dipublikasikan dalam international standard resmi pada tahun 1983 yang popular disebut red book. CD merupakan disk yang tidak dapat dihapus, mampu menyimpan memori kurang lebih 60 menit informasi audio pada salah satu sisinya. Keberhasilan secara komersial CD yang mampu menyimpan data dalam jumlah yang besar, menjadikannya media penyimpan yang fleksibel digunakan di berbagai peralatan seperti komputer, kamera video, MP3 player, dan lain lain. Produk – produk optical disk adalah :
a) CD (Compact Disk). Suatu disk yang tidak dapat dihapus yang menyimpan informasi audio yang telah didigitasi. Sistem standar menggunakan disk 12 cm yang dapat merekam lebih dari 60 menit waktu putar tanpa terhenti. CD - ROM Compact Disk Read-Only Memory. Disk yang tidak dapat dihapus untuk menyimpan data komputer. Sistem standar menggunakan disk 12 cm yang dapat menampung lebih dari 550 Mbyte.
b) CD – R (Compact Disk Recordables). Merupakan CD untuk penggunaan khusus, biasanya untuk master CD dan photo CD. Lapisan reflektif terbuat dari emas sehingga berwarna kuning. Kapasitas sama dengan CD lainnya.
c) CD – RW (Digital Video Rewritable). Merupakan generasi CD yang dapat ditulis berulang kali namun belum populer saat ini karena masih relatif mahal.
d) DVD (Digital Vesatile Disk). Salah satu jenis CD yang memiliki pit data lebih kecil, spiral data yang lebih rapat sehingga kapasitasnya sangat besar, bisa mencapai 4,7GB untuk sisi tunggal dan berlapis tunggal. Laser optis yang digunakan adalah laser merah yang berukuran lebih kecil dari CD biasa. Kualitas yang dihasilkan juga lebih baik dari CD model lain.

KONSEP DASAR SISTEM BERKAS


Sistem Berkas
            Sistem berkas atau pengarsipan adalah  suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sedangkan sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file. Dan Organisasi file adalah teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan data pada file.
            Pengarsipan dan akses berhubungan dengan insert yang merupakan penyisipan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama. Berhubungan dengan Up-date yang merupakan pengubahan data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian besar atau keseluruhan. Dan juga berhubungan dengan reorganisasi yang merupakan penyusunan kembali record – record dari suatu file (untuk jumlah data tetap).
Istilah – istilah yang dasar pada system berkas adalah :
Ø  Elemen data : Salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe (char, nomor, kode) dan panjang karakter atau digit.
Ø  Item data : Referensi nama dan himpunan karakteristik elemen – elemen data yang menggambarkan suatu atribut.
Ø  Entitas : Sekumpulan obyek yang mempunyai karakteristik sama dan bisa dibedakan dari lainnya. Obyek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Misal : pegawai, mobil, motor, nilai ujian, dll.
Ø  Atribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh atribut harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan lain kumpulan atribut dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Misal : entitas mobil adalah nomor mobil, merk mobil, warna mobil, dll.
Ø  Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data atribut. Contoh ruang penyimpanan untuk identifikasi nomor siswa.
Ø  Record : Kumpulan dari field yang berhubungan satu sama lain.
Ø  File : Kumpulan dari record yang menggambarkan himpunan entitas.
Ø  Basis data  : Kumpulan file yang digunakan oleh program aplikasi serta membentuk hubungan tertentu di antara record – record di file – file tersebut.
Ø  Key : Elemen record yang dipakai untuk menemukan record tersebut pada waktu akses.
Ø  Access data : suatu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record – record dalam file penyimpan.
Jenis – jenis key :
1)      Primary Key : Field yang mengidentifikasikan sebuah record dalam file dan bersifat unik.
NPM
NAMA
No. Kwitansi
Jumlah
54409343
Umar
143
50000
34533904
Hafiz
233
60000
23543535
Aris
121
80000
Primary key : npm
2)      Secondary key : field yang mengidentifikasikan sebuah record dalam file namun tidak bersifat unik. Dalam contoh tabel diatas, contoh secondary key nya adalah nama.
3)      Candidate key : field – field yang bisa dipilih (dipakai) menjadi primary key. Dalam contoh tabel diatas, contoh candidate key nya adalah npm dan no. kwitansinya.
4)      Composite key : primary key yang dibentuk dari beberapa field.
5)      Foreign key : field yang bukan key, tetapi merupakan key pada file yang lain.

Ada 4 komponen sistem berkas :       
a. Disk management, Menjelaskan bagaimana seharusnya menyusun blok-blok disk ke dalam file.
b. Naming, Berguna bagi pemakai yang memungkinkan untuk menunjuk file dengan penamaan yaitu dengan mengenali blok-blok disk.      
c. Protection, Suatu cara untuk memproteksi pemakai-pemakai file dari pemakai lain.
d. Reliability, File–file yang diperlukan ada tersedia jika terjadi kerusakan sistem.